Kehadiran Mobil LCGC Turunkan Penjualan Mobil Bekas

Jumat, 29 Desember 2017
Kehadiran Mobil LCGC Turunkan Penjualan Mobil Bekas

foto: otomart.id

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Kehadiran mobil-mobil murah di Indonesia mulai membuat gerah para pemilik Showroom mobil bekas di Indonesia. Pasalnya, banyak konsumen memilih mobil baru dengan harga murah ketimbang harus membeli mobil second yang kondisinya belum tentu baik.

Baca Juga:

Hal itu dirasakan pemilik Showroom mobil Bekas Andi Hadinata. Di Showroom Mira Mobil yang terletak di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan miliknya, penjualan di tahun 2017 ini menurun. "Penjualan menurun karena banyak mobil baru yang murah muncul, Sigra, Calya, Wuling. Penjualan Avanza juga menurun karena ada XPander," ceritanya.

Namun Andi mengaku dalam satubulan ada saja konsumen yang datang. "Tidak sepi-sepi banget tapi yang jelas menurun," tambah Andi. Hal senada juga dikatakan Husni Kamil. Pemilik A&W Mobilindo ini juga terlihat di showroomnya masih banyak mobil yang dipajang. Ia merasakan kehadiran mobil Low Cost Green Car (LCGC) mengurangi penjualan di showroomnya.

Tags:

#Mobil Bekas
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bimo Hariyadi

Lulusan Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta yang memiliki pengalaman di bidang jurnalistik. Karier dimulai sebagai jurnalis dengan fokus pada peliputan, riset, verifikasi data, serta penyusunan berita yang akurat, berimbang, dan sesuai kaidah jurnalistik. Saat ini aktif sebagai penulis otomotif, menghasilkan berbagai artikel, ulasan kendaraan, berita industri, serta konten informatif yang mengedepankan akurasi data dan kemudahan dipahami oleh pembaca. Pengalaman di dunia jurnalistik menjadi fondasi dalam menyajikan informasi yang kredibel dan relevan. Menguasai pengelolaan media sosial, mulai dari perencanaan konten, penulisan caption, hingga penyesuaian strategi komunikasi di berbagai platform digital. Kemampuan itu didukung oleh pemahaman terhadap tren media digital dan kebutuhan audiens, sehingga mampu menghasilkan konten yang informatif, menarik, dan memiliki nilai kuat.
Show More
Follow Me

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan