Keluar Suara Aneh Dari Ruang Mesin, Periksa 5 Komponen Ini

Keluar Suara Aneh dari Ruang Mesin, Periksa 5 Komponen Ini Ilutrasi mobil tengah melaju di jalan raya (Foto: Kabaroto/Auto2000)

KabarOto.com - Jangan panik jika keluar suara aneh dari ruang mesin. Jika tengah berada diperjalanan, cari tempat yang aman untuk berhenti, dan melakukan pemeriksaan.

“Suara kasar dari balik ruang mesin dapat terjadi jika ada masalah pada salah satu komponen mobil di dalamnya. Pemilik mobil dapat menyelidiki asal suara tersebut untuk memastikan masalah apa yang timbul,” jelas Nur Imansyah Tara, Aftersales Business Division Head Auto2000.

Baca juga: Tips Berkendara Di Jalan Tol, Pengemudi Perlu Siapkan 3 Hal Berikut!

Berikut adalah lima komponen yang perlu diperiksa saat terdengar suara aneh dari ruang mesin:

1. Kompresor AC Mobil

Penyebab pertama suara kasar dari ruang mesin adalah dari kompresor AC mobil. Komponen pendingin kabin ini bisa menimbulkan suara berisik dan kasar, terutama jika olinya sudah mulai habis. Pastikan oli kompresor AC tidak sampai kering, karena akan membuat komponen tersebut jebol.

Lakukan pemeriksaan di bengkel resmi

2. Oli Mesin

Oli mesin yang kurang membuat komponen mesin tidak mendapatkan pelumasan yang optimal. Dalam jangka panjang sangat merugikan, seperti risiko turun mesin akibat komponen mesin yang saling bergesekan semakin cepat aus dan macet.

Baca juga: Tips Menjaga Bodi Mobil Tidak Berkarat Dan Berjamur

3. Sabuk Pemutar

Beberapa komponen mobil menggunakan tenaga mesin untuk bekerja, seperti kompresor AC dan alternator, melalui sabuk pemutar untuk memindahkan tenaga mesin ke komponen tersebut. Sabuk pemutar akan mengalami keausan karena pemakaian dan berbunyi jika dibiarkan hingga habis bidang geseknya.

4. Celah Katup Mesin

Suara mesin kasar dapat pula timbul akibat celah antara katup dengan penekannya yang terlalu rapat atau longgar. Celah ini dapat berubah dan menyebabkan bunyi seperti logam bergesekan sehingga menimbulkan suara kasar.

5. Tensioner dan Timing Chain

Timing chain, berfungsi untuk menggerakkan camshaft dengan menerima putaran dari crankshaft. Sedangkan tensioner berfungsi menjaga ketegangan rantai agar dapat berputar dengan stabil. Seiring waktu, timing chain akan mengalami penurunan performa, seperti kendur sehingga menimbulkan bunyi. Tensioner juga akan mengalami keausan karena selalu bergesekan dengan rantai dan menyebabkan suara kasar.