Kendaraan Isuzu Siap Hadapi Euro 4, Penerapan Ditunda Pemerintah

Kendaraan Isuzu Siap Hadapi Euro 4, Penerapan Ditunda Pemerintah Ilustrasi Isuzu Giga

KabarOto.com - Pemerintah Indonesia, telah mewacanakan penerapan regulasi Euro 4 sejak tahun 2019. Hal itu bertujuan mengurangi polusi udara yang dihasilkan oleh asap dari kendaraan bermotor.

Harapannya, rencana yang akan diterapkan untuk kendaraan bermesin diesel tersebut, benar-benar direalisasikan pada tahun 2021 mendatang, tepatnya bulan April. Namun, waktu penerapan regulasi tersebut nampaknya akan bergeser.

Baca Juga: Harga Mulai Rp400 Jutaan, Toyota Corolla Cross Sudah Bisa Dipesan Di Indonesia?

"Terkait pandemi Covid -19, pemerintah mengambil langkah menunda implementasi Euro 4 pada kendaraan niaga yang direncanakan pada April 2021, menjadi April 2022," jelas Ernando Demily Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia.

Lebih lanjut ia mengatakan, Isuzu sebagai bagian dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyetujui langkah pemerintah melakukan penundaan penerapan kebijakan Euro 4.

Hal ini didasari, pada melemahnya ekonomi yang akan membuat pebisnis enggan berinvestasi di kendaraan niaga.

Produk Isuzu sudah siap Euro 4

"Sebagai partner, Isuzu Indonesia tentunya menyadari bahwa hal ini tentu akan memberatkan para pebisnis karena biaya investasi untuk penggantian seluruh armada tidak akan murah," tuturnya.

Meski demikian, PT Isuzu Astra Motor Indonesia selaku perusahaan manufaktur kendaraan niaga, tetap mendukung aturan pemerintah pada penerapan implementasi Euro 4, karena dalam jangka panjang akan meningkatkan daya saing industri otomotif Indonesia di level global.

Menurut Ernando, Isuzu sendiri telah memperkenalkan teknologi mesin commonrail, yang menjadi standar pada saat kebijakan awal Euro 4 diterapkan di Eropa, sejak tahun 2011 di unit Isuzu Giga.

Isuzu Giga adalah medium truk pertama di Indonesia yang sudah menggunakan mesin commonrail yang siap Euro 4. Dan, saat ini Isuzu sedang mempersiapkan segala sesuatunya. Sehingga, saat implementasi berlangsung seluruh ekosistem telah siap.

Baca Juga: Honda Civic Type R Limited Edition Menjadi Mobil Tercepat Di Suzuka

Sejalan dengan hal tersebut, Isuzu juga telah melakukan studi serta penyesuaian pada mesin yang digunakan. Hasilnya, Isuzu menyatakan bahwa unitnya siap menggunakan bahan bakar B30, selama tetap melakukan perawatan berkala.

Ernando memastikan, sejak pemerintah mengatakan akan mengimplementasikan Euro 4, maka Isuzu segera bersiap diri, begitu pula dengan kebijakan bahan bakar bio diesel B30. Seluruh engineer Isuzu di Indonesia bekerja sama dengan prinsipal di Jepang segera mempersiapkan produk yang sesuai.