Ketahui Tiga Jenis Dongkrak Mobil, dari Gunting yang Praktis Hingga Si Kuat Buaya
Jenis dongkrak (Foto : Wuling)
KabarOto.com - Bagi pemilik kendaraan roda empat atau lebih, dongkrak merupakan alat wajib yang harus dibawa. Hal ini akan sangat membantu, terutama saat menghadapi situasi darurat seperti ban kempes atau bocor. Namun, tidak semua dongkrak memiliki kinerja dan wujud serupa. Secara umum, alat ini dibagi berdasarkan mekanisme kerja atau bentuknya.
Memilih dongkrak yang tepat sangat bergantung pada jenis mobil dan kebutuhan penggunaan. Berikut ulasan tiga jenis dongkrak paling umum dan fungsinya, seperti dirangkum KabarOto:
Baca Juga : 6 Langkah Tips Bikin Aki Tak Mudah 'Drop'
1. Dongkrak Gunting ( Jack Gunting )
Dongkrak gunting adalah jenis dongkrak yang paling sering ditemukan sebagai perlengkapan standar pada mobil baru, terutama sedan dan city car .
Mekanisme: Berbasis mekanik (menggunakan ulir/sekrup). Pengguna perlu memutar tuas untuk mengencangkan ulir di bagian tengah, membuat struktur gunting terangkat.
Kelebihan: Ukurannya kecil, ringan, dan sangat ringkas, membuatnya ideal untuk disimpan di bagasi sebagai alat darurat.
Kekurangan: Kapasitas angkatnya terbatas (umumnya di bawah 2 ton) dan membutuhkan tenaga fisik cukup besar untuk memutar tuas saat mengangkat beban penuh.

2. Dongkrak Botol
Bagi pemilik mobil berbobot lebih besar seperti SUV atau MPV, dongkrak botol sering menjadi pilihan.
Mekanisme: Sepenuhnya hidrolik. Prinsip kerja Pascal digunakan untuk memperbesar gaya, memungkinkan pengguna mengangkat beban berat dengan sedikit usaha pemanasan.
Kelebihan: Memiliki kekuatan angkat luar biasa besar, mulai dari 2 ton hingga puluhan ton, meski ukurannya relatif kecil dan ringkas (menyerupai botol).
Kekurangan: Membutuhkan permukaan rata dan stabil saat digunakan. Selain itu, dongkrak ini memerlukan ground clearance cukup tinggi agar bisa diselipkan di bawah titik angkat mobil.

3. Dongkrak Buaya
Dongkrak buaya biasa digunakan untuk perbaikan di bengkel atau garasi rumah. Bentuknya yang panjang dan rendah membuatnya mirip buaya saat beraksi.
Mekanisme: Hidrolik, dilengkapi tuas panjang untuk memanaskan dan empat roda kecil untuk pergerakan.
Kelebihan: Sangat stabil, mudah digeser, dan dapat mengangkat kendaraan dengan cepat. Desainnya rendah sehingga sangat ideal untuk mobil sport atau modifikasi dengan ground clearance sangat minim.
Baca Juga : Libur Panjang Akhir Pekan, Simak Tips Cek Ban Mobil Mandiri Sebelum Digunakan
Kekurangan: Dimensinya besar dan bobotnya berat, membuatnya tidak praktis untuk dibawa bepergian sebagai alat darurat. Harganya juga cenderung lebih mahal dibandingkan dua jenis lainnya.
Peringatan Penting
Saat penggunaan, dan kendaraan terangkat menggunakan dongkrak (jenis apa pun), pengguna wajib menggunakan Dongkrak Penyangga (Jack Stand) . Dongkrak hanya dirancang untuk mengangkat, sementara jack stand dirancang untuk menahan beban dalam jangka waktu lama, memastikan keselamatan saat melakukan perbaikan di bawah mobil.
Tags:
#Dongkrak Mobil #Tips Mobil Bekas #Tips Dongkrak Mobil