Komunitas DBCJ, Wadah Para Pengendara Tuna Rungu

Alif Sowandono
Alif Sowandono 09 Nov 2015 - 08:52
Komunitas DBCJ, Wadah Para Pengendara Tuna Rungu
Komunitas DBCJ (foto: Ahmad Djainudin)

Deaf Bikers Community Jakarta (DBCJ) adalah komunitas sepeda motor, dimana komunitas ini wadah bagi para pengendara sepeda motor tuna rungu yang berada di Jakarta. Meski mereka mempunyai kekurangan tetapi tidak menyurutkan jiwa mereka untuk bersosialisasi dan berinteraksi dengan masyarakat umum lainnya. Komunitas DBCJ yang memiliki anggota sebanyak 80 member khusus Jakarta, juga memiliki saudara sekomunitas di Lampung, Bogor, Subang dan Bandung ini sudah masuk dalam keorganisasian Induk Ikatan Motor Indonesia (IMI).

Komunitas DBCJ memiliki anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART), yang berarti komunitas ini sudah terstruktur dan terorganisasi dengan baik. DBCJ di ketuai oleh Bro Beni R, dan sekertaris Bro Romy dan seorang bendahara sist Yanti. DBCJ terbentuk pada 9 Agustus 2014 dan memiliki tempat kopdar rutin di pelataran Taman Makam Kalibata (TMP Kalibata), yang di adakan setiap hari sabtu malam minggu.

Komunitas DBCJ (foto: Ahmad Djainudin)

 

Seperti komunitas lainnya DBCJ terbentuk karena kesamaan hoby di dunia otomotif khususnya sepeda motor," kami suka pergi turing dan jalan ke beberapa daerah di Sumatera, kami pernah ke lampung, Pangandaran dan Indramayu," ungkap bro Beni R kepada KabarOto.

Komunitas DBCJ di dirikan dengan tujuan, untuk menghimpun para anggota dan menyalurkan hoby yang sama di dunia otomotif khususnya sepeda motor bagi para Tuna Rungu di Jakarta, Serta mengutamakan rasa kekeluargaan dan kesetiakawanan. Dan membantu program kepolisian dengan  menjalani tata tertib berlalulintas, juga menjadikan DBCJ sebagai komunitas yang di siplin berorganisasi dengan peraturan yang berlaku di negara kita.

Baca juga: