Konsumsi BBM Di Yogyakarta Meningkat 5 Persen Saat Libur Panjang

Konsumsi BBM di Yogyakarta Meningkat 5 Persen Saat Libur Panjang

KabarOto.com - Libur panjang akhir pekan sudah berakhir, sebagian pemudik telah kembali ke kota masing-masing untuk kembali beraktivitas seperti biasa. Ternyata PT Pertamina mencatat adanya peningkatan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di DI Yogyakarta saat libur panjang 28 Oktober hingga 1 November.

Pencacatan ini diketahui dari MOR IV wilayah Jawa Tengah dan DIY, dimana BBM jenis gasoline telah alami peningkatan hingga 5 persen sejak sebelum libur panjang.

Baca Juga: Hadirkan BBM Ramah Lingkungan, Pertamina Siapkan Pertamax Turbo Di Bangka

"Jika sebelumnya rata-rata konsumsi harian berada di angka 1.535 kiloliter (KL), kali ini angka rata-rata konsumsi harian mencapai 1.614 KL. Konsumsi tertinggi adalah produk Pertalite kemudian diikuti Pertamax," ujar Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR IV Kevin Kurnia Gumilang.

Jika dibandingkan dengan BBM jenis gasoil, peningkatannya lebih sedikit yaitu rata-rata hariannya 375 KL per hari pada libur panjang. Sementara sebelum libur panjang konsumsinya sebanyak 264 KL per hari. Jika diprosentasekan konsumsi jenis gasoil hanya naik 3 persen.

"Peningkatan di masa libur panjang ini dipicu oleh adanya pergerakan wisata di D.I. Yogyakarta yang mulai beranjak naik," tambahnya.

Baca Juga: Pertamina Prediksi, Kenaikkan BBM Sekitar 21.366 KL Akhir Pekan

Walaupun alami peningkatan, stok BBM oleh Pertamina masih tergolong aman dan dapat memenuhi permintaan masyarakat. Bahkan, bisa dikatakan konsumsinya masih tetap di bawah permintaan harian di masa sebelum pandemi. Seperti yang diketahui, kala pandemi masyarakat masih enggan dan cukup waspada untuk berkeliaran di luar rumah apabila tak mendesak.

Pertamina terus mengimbau agar masyarakat untuk terus menerapkan serta mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Begitupun terhadap layanan dan seluruh fasilitas Pertamina.