Mau Gunakan Roof Box Buat Mudik? Pahami Dulu Nih Biar Ngga Mentok Palang GTO

Mau Gunakan Roof Box Buat Mudik? Pahami Dulu Nih Biar Ngga Mentok Palang GTO Roofbox Whale Carrier (Deni/KO)

KabarOto.com - Roofbox kerap menjadi salah satu solusi cerdas bagi para pemudik yang menggunakan mobil pribadi. Penggunaannya sendiri bertujuan untuk menghasilkan ruang kabin tetap lapang, ditengah penumpang yang padat. Setidaknya kehadiran boks dapat menampung barang-barang yang seharusnya berada di dalam bagasi, jadi dapat tertata dengan baik.

Jika tertarik menggunakan roofbox, setidaknya ada beberapa hal yang perlu diketahui, salah satunya adalah dapat mengurangi aerodinamika kendaraan dan juga dapat berpotensi terpentok pada palang batas ketinggian gerbang tol.

Menurut Dede Ardiansyah, Marketing Supervisor PT Sole Indotrade distributor roofbox Whale Carrier, penggunaan roofbox sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan juga jenis mobilnya. "Sebelum pemasangan kita biasanya memberikan edukasi dulu ke konsumen. Lalu kita juga melihat, kalau mobil belum ada cross bar, biasanya kita bantu pilihkan untuk model cross bar dengan ketinggian yang rendah, jadi roofbox setelah terpasang tidak terlalu tinggi," jelasnya saat berbincang dengan KabarOto.

Baca juga: Whale Perkenalkan Roof Box Untuk Terios-Rush Baru

Selain itu, tambah Dede, konsumen pun kita edukasi, seperti konsumen pengguna mobil jenis MPV seperti Toyota Avanza atau Innova, untuk mobil jenis ini biasanya tidak berpengaruh terlalu signifikan saat dipasang boks di atapnya. Karena berdasarkan pengakuan konsumen sendiri ukuran tertinggi pun mobil jenis ini masih bisa lolos palang ketinggian gerbang tol.

Whale Carrier

"Kalau jenis MPV sebenarnya aman-aman saja, tapi banyak konsumen ragu, jadi tidak ada salahnya jika memilih gerbang tol yang punya batas ketinggian yang lapang untuk mengantisipasi," bebernya.

Dede pun menambahkan, "Sampai saat ini sangat jarang kami temui konsumen mengalami kendala saat melintasi GTO (Gerbang Tol Otomatis) dengan tinggi maksimum 2,1 meter. Karena biasanya GTO dengan tinggi segitu ada toleransi beberapa centimeter, jadi ngga pas banget 2,1 meter biar aman," imbuhnya.

Whale Carrier

Justru yang harus lebih diperhatikan adalah ketika memasuki basement gedung. Karena batas ketinggian ruang basement memiliki batas maksimal yang benar-benar akurat. "Jika tertulis 2 meter biasanya tingginya pas, konsumen saat melintas harus benar-benar hati-hati," bebernya.

Sementara untuk mobil jenis SUV, mobil jenis ini biasanya harus lebih hati-hati ketika menggunakan roofbox, karena dari dimensi tinggi saja umumnya sudah jauh berbeda dengan mobil MPV. Terlebih ketika menggunakan boks di atap. Tentunya bisa dipastikan tak akan lolos ketika melalui GTO dengan ketinggian 2,1 meter.

Whale Carrier

Sebagai informasi, roofbox merek Whale Carrier sendiri memiliki ketinggian 34 hingga 45 centimeter, sebaiknya menggunakan cross bar yang tidak terlalu tinggi. Seperti memasang cross bar dengan model jepit di rangka pintu, model cross bar ini tidak terlalu tinggi.

Sejalan itu, sebaiknya masyarakat pun harus cermat dalam menggunakan roofbox, yang memang sesuai dengan kebutuhan. Jika membawa barang bawaan tidak terlalu banyak, tidak usah memaksakan penggunaan roofbox. Lain halnya jika roofbox digunakan sebagai fashion untuk mobil kesayangan Anda.