Mengenal Fungsi, Jenis Dan Kandungan Minyak Rem

Mengenal Fungsi, Jenis dan Kandungan Minyak Rem Minyak rem pada roda dua (kabarOto)

KabarOto.com - Setiap kendaraan bermotor pasti menggunakan sistem pengereman untuk menghentikan laju kendaraan. Untuk mendukung kinerja komponen tersebut dibutuhkan minyak rem.

Kabaroto akan memberikan informasi mengenai fungsi, jenis dan kandungan yang terdapat dalam minyak rem.

Baca Juga:

Fungsi minyak rem.

Minyak rem berfungsi untuk melumasi komponen logam yang bergesekan yaitu cakram dan kampas. Keduanya akan menghentikan laju kendaraan dan minyak rem akan membuat kedua logam yang bergesekan ini tidak kering dan tahan terhadap panas. Selain itu, minyak rem memiliki fungsi lai yaitu penyalur tenaga hidrolik karena munyal rem memiliki sifat seperti fluida (cairan) dalam sistem tertutup lainnya.

Cara kerja minyak rem.

Ketika proses pengereman, diperlukan tenaga hidrolik yang diaktifkan oleh silinder master agar dapat menghentikan putaran roda. Cara ini dilakukan dengan menekan tromol atau dapat juga dengan menjepit cakram. Tenaga hidrolik ini disalurkan kesemua sistem melalui minyak rem. Kerja dari sistem rem, dari master silinder ke piston mentransfer energi mekanis yang akan menghasilkan panas dari gesekan minyak rem dengan permukaan salurannya.

Kandungan minyak rem.

Kandungan minyak rem yang sering digunakan biasanya adalah Polyalkylene Glycol Ether. Bahan yang digunakan sebagai bahan dasar minyak rem ini serupa dengan bahan anti beku pada radiator coolant (ethylene glicol). Bahan ini termasuk bahan beracun, dan membutuhkan waktu ratusan tahun untuk alam mengurainya.