Menperin: Kepemilikan Kendaraan Di Indonesia Masih Rendah

Menperin: Kepemilikan Kendaraan di Indonesia Masih Rendah

KabarOto.com - Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita bilang industri otomotif selama ini berperan secara signifikan bagi perekonomian nasional diukur dari capaian nilai investasi maupun ekspornya.

Ia juga menilai bahwa industri otomotif di Tanah Air punya potensi pengembangan besar dinilai dari angka kepemilikan kendaraan bermotor.

Di sisi lain, ia menilai kepemilikan kendaraan di Indonesia masih lebih rendah dibanding negara Tetangga, yakni sekitar 87 unit per 1.000 orang, sedangkan Malaysia telah mencapai 450 unit per 1.000 orang, dan di Thailand sudah mencapai 220 unit per 1.000 orang.

Baca Juga: Penjualan Otomotif Masih Lambat, Menperin Bebaskan Pajak Mobil Baru

Menurut Agus, Indonesia adalah pasar terbesar di Asia. Tahun 2019, lebih dari 1 juta kendaraan dijual di dalam negeri, dan sebanyak 300 ribu telah diekspor ke seluruh dunia.

“Pemerintah mendorong agar pabrikan otomotif memanfaatkan hubungan antara Indonesia dengan negara-negara lain, seperti negara-negara di Afrika dan Australia dalam mengembangkan pasar,” terangnya.

Baca juga: 7 Mobil Mobil Listrik Kia akan Hadir Hingga 2027

Ia bertekad untuk terus mengambil kebijakan strategis dalam menekan dampak pandemik Covid-19 di industri otomotif di Tanah Air. Dengan melakukan koordinasi bersama para pemangku kepentingan terkait.

“Kami telah mengusulkan pemberian stimulus fiskal, nonfiskal, dan moneter untuk pelaku industri otomotif di dalam negeri supaya lebih bergairah menjalankan usahanya. Namun demikian, kami aktif mengingatkan kepada pelaku industri dalam menjalankan aktivitas produksinya tetap harus mematuhi aturan protokol kesehatan,” tegasnya.