Menperin: Pemberian Insentif Untuk Industri Otomotif Wajar

Menperin: Pemberian Insentif untuk Industri Otomotif Wajar Industri otomotif menjadi penyumbang PDB nasional. (Foto: Istimewa)

KabarOto.com - Menyikapi Pemerintah memberikan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) 0 persen yang mulai aktif 1 Maret 2021. Menteri perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan, kebijakan yang diberikan Pemerintah untuk industri manufaktur ini, tergantung dari kebutuhan industri.

"Sangat wajar perlakuan Pemerintah berbeda dari satu sektor lainnya," terangnya dalam jumpa pers virtual, Senin (3/2). Termasuk PPnBM yang diberikan untuk mesin di bawah 1.500 cc dengan komponen lokal di atas 70%.

Baca Juga: Kebijakan PPnBM Dan Diskon Diler Langsung Membuahkan Hasil

Agus meyakinkan, pemberian insentif ini sangat wajar, karena industri otomotif sudah banyak sekali memberikan perhatian terhadap perekonomian Indonesia. "Industri manufaktur memilik peran yang signifikan, kontribusi 19% terhadap PDB," terangnya lagi. Peran industri otomotif dan pendukungnya menurut dia sangat besar, menyumbang 1,5 juta tenaga kerja.

Saat ini, industri otomitif sangat terpuruk, produksi turun 46%, penjualan sales turun 48%. "Memang dalam datanya penjualan pada September sampai Desember relatif membaik, ada rebound, tapi bulan Januari kemarin terjadi penurunan kembali," sahutnya. Sehingga dipastikan industri otomotif kondisinya belum stabil.

"Rebound September sampai Desember belum mengejar keterpurukan dibanding tahun sebelumnya," jelas Agus lagi. "Jika industri ini kembali bangkit, purchasing power, jumpstart ekonomi, dan akan berefek pada sektor industri lainnya," ujarnya.

Industri otomotif ditargetkan penjualan tahun ini mencapai 810 ribu unit target dari tahun ini tumbuh 40-50% berbanding hasil tahun 2020. Bila melihat data ritel Gaikindo tahun 2020 di angka 578.327 unit, sedangkan wholesales di angka 532.027 unit. Data tahun 2020 ini akibat efek pandemik Covid-19, terjun bebas 44,5% dari tahun 2019 yang bukukan ritel 1.043.017 unit.

Baca Juga: Pemerintah Tanggung PPnBM Mobil 100% Maret Sampai Mei 2021

Dalam industri ini, terdapat 115 jenis komponen yang masuk ke dalam perhitungan kandungan lokal 70% yang ditetapkan. "Artinya kita mendukung 115 industri pendukung yang masuk ke kandungan lokal," jelasnya lagi.

Agus menambahkan, ada 21 tipe mobil yang masuk dan telah ditandatangani pada 26 Febrari lalu yang mendapatkan PPnBM 0%.