Perbedaan Busi Untuk Motor Balap Dan Harian

Perbedaan Busi untuk Motor Balap dan Harian Elektroda ground untuk motor balap menunduk

KabarOto.com - Para pengguna kendaraan bermotor, tidak pernah memperhatikan peran dari busi. Mereka hanya menggunakan saja komponen kecil yang memiliki fungsi krusial pada mesin kendaraan. Busi memiliki sistem pengapian, yang menghubungkan ke mesin dan juga kelistrikan.

Busi juga memiliki segudang fitur yang ada di dalamnya. Fitur-fitur tersebut dibuat khusus dan disesuaikan dengan jenis kendaraan. Ini yang sering salah kaprah, banyak yang beranggapan busi bahannya sama untuk semua jenis kendaraan.

Baca Juga: Busi Murah Berkualitas Dari NGK Untuk LMPV Dan LCGC

Sebagai contoh, busi NGK Iridium IX BR9ECMIX dan BR8ECM, dua busi itu bagian elektroda ground (ada di ujung busi yang dipasang ke dalam mesin) terlihat berbeda dari busi motor lainnya. Informasi yang dihadirkan ini agar konsumen tidak salah memilih busi motor.

Elektroda ground untuk motor harian biasanya berbentuk lurus huruf ‘J’, tapi busi ini tingkat sudut kemiringan elektroda groundnya lebih menunduk. Jika dilihat dari sampig, elektroda pusatnya hampir tidak dapat terlihat. Busi ini khusus dibuat untuk motor balap atau motorcross 2 tak

“Kami menyebutnya desain tiarap, fungsinya untuk mesin motor 2 tak balap motor dan trail,” terang Yaumil Ichsan, Technical Support PT NGK Busi Indonesia, Rabu (22/07).

Kenapa dibuat agak menunduk, karena mesin 2 tak memiliki sifat yang cenderung lebih panas.

Itu disebabkan karena siklus pembakaran antara campuran oli samping, bensin dan juga udara, yang menyisakan karbon pada ruang pembakaran. “Temperatur busi jadi lebih tinggi dari yang biasa,” terangnya.

Baca Juga: NGK Hadirkan Busi Untuk Avanza, Xenia Dan LCGC Harganya Rp45 Ribu

Oleh karena itu, menurut dia, sangat penting desain busi khusus seperti elektroda ground tiarap ini. “Fungsinya untuk mendinginkan busi agar tidak mudah meleleh,” tambahnya.

Ichsan juga menambahkan, semakin pendek dimensi elektroda ground busi, berarti semakin tinggi kemampuan busi saat terjadi getaran dan juga guncangan saat kendaraan tersebut digunakan di sirkuit balap dan juga track offroad motorcross.

“Kalau sudah ada di sirkuit ekstream risiko elektroda busi patah bisa berkurang,” tutupnya.