Rossi Menilai Perangkat Elektronik Jadi Masalah Utama Yamaha

Rossi Menilai Perangkat Elektronik Jadi Masalah Utama Yamaha Valentino Rossi (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images AsiaPac)

KabarOto.com- Valentino Rossi yang belum ini memperpanjang kontraknya bersama Yamaha hingga 2020, mampu membuktikan dirinya belum 'habis' lewat raihan podium ketiga seri pembuka MotoGp Qatar 2018.

Meski memulai musim lebih baik dari perkiraan, Rossi mengungkapkan kekhawatirannya terkait elektronik dalam motor YZR-M1 2018. Pembalap asal Italia itu mengaku sempat pasrah sebelum Yamaha menemukan solusi dari masalah tersebut.

The Doctor sempat merasakan grip belakang menjadi hal yang kurang dari Yamaha dibanding para pesaingnya seperti Honda dan Ducati, meski masalahnya tidak separah tahun lalu. Ia pun meminta Yamaha untuk lebih fokus pada bagian elektronik untuk mengatasi masalah ini.

Baca Juga: Sambut MotoGP 2018, Rossi Luncurkan Desain Hem Baru

"Apa yang Ducati dan Honda lakukan lebih baik adalah mereka menghabiskan waktu lebih terhadap pengembangan motor, dengan lebih banyak orang dan banyak uang pada bagian elektronik, dan di sinilah kami kesulitan," ungkap pengoleksi sembilan gelar juara dunia grand prix seperti dilansir Autosport, Rabu (4/4/2018).

"Yamaha harus memahami ini dan dengan cepat memperbaikinya. Saya pikir kami telah mengerti saat ini, tapi kami tetap tertinggal. Akan ada trek di mana kami akan kesulitan dengan grip belakang, dan kami akan tertinggal dari yang lain, serta harus bekerja keras."

"Tapi saya berharap dengan versi 2018 kami tidak akan terlalu tersiksa dengan ini."

Baca Juga: Ini Alasan Zarco Gagal Menang di MotoGP Qatar

Rossi juga mengungkapkan kepercayaan dirinya bahwa ia dan rekan setimnya, Maverick Vinales, setidaknya dapat memiliki peluang dalam pertarungan gelar dengan sasis baru yang berbasis rangka tahun 2016.

"Musim lalu, saya dan Maverick (Vinales) menempati posisi kelima dan ketiga (klasemen akhir), bertarung hingga pertengahan musim. Saat ini kami yakin bisa lebih kuat, setidaknya kami punya peluang," pungkas Rossi.