Setelah 5 Tahun, Akhirnya Lamborghini Lakukan Penyegaran Pada Huracan

Setelah 5 Tahun, Akhirnya Lamborghini Lakukan Penyegaran Pada Huracan Lamborghini Huracan Evo (ist)

KabarOto.com - Setelah beredar di pasaran selama lima tahun sejak pertama kali diluncurkan, produsen mobil asal Italia, Lamborghini, akhirnya dalam waktu dekat dikabarkan akan merilis model terbaru alias facelift dari varian Huracan.

Pada model terbaru ini, Lamborghini telah melakukan beberapa perubahan, baik dari segi penampilan maupun dapur pacunya.

Bentuk "Y" pada airscoop serta DRL

Di bagian eksterior, supercar yang secara resmi diberi nama Huracan Evo ini memiliki tampilan depan yang lebih agresif dengan desain garis tajam. Namun Lamborghini mengatakan bahwa garis bodi pada Evo dirancang khusus untuk meningkatkan aerodinamika.

Pada bagian ujung depan, menggunakan intake udara berbentuk Y, ditambah splitter dan sayap terintegrasi yang kalau dilihat malah mirip tanduk seekor banteng. Selain itu, bentuk Y juga ditemukan pada desain pelek berukuran 20 inci yang baru, dan intake udara samping juga dirancang ulang.

Bagian belakang mirip Performante dengan sayap minimalis

Sedangkan di bagian belakang, kalau dilihat sekilas mirip dengan Lamboghini Huracan Performante, namun pada Evo tampil lebih sporty. Tidak seperti Performante, Evo tidak dilengkapi dengan sayap belakang berukuran dengan sistem aero aktif Aerodinamica Lamborghini Attiva (ALA). Sebagai gantinya, Evo mendapat slotted spoiler berukuran minimalis untuk meningkatkan aliran udara.

Baca Juga: Generasi Terbaru Toyota Camry Resmi Mendarat Di Tanah Air

Sementara itu, bagian bawah bodi Evo juga telah dirancang ulang, sekali lagi demi memaksimalkan aerodinamika. Hasilnya, Evo diklaim memiliki lebih dari lima kali downforce dan lebih aerodinamis dibanding Huracan sebelumnya.

Terlahir sebagai supercar sejati, Lamborghini menyematkan mesin sepuluh silinder berkonfigurasi V (V10) berkapasitas 5,2 liter direct injected, naturally aspirated. Mesin tersebut dapat menyemburkan tenaga hingga 640 dk dan torsi 600 Nm pada putaran mesin 6.500 rpm.

Dilihat dari samping seakan siap membelah angin

Sama pada versi sebelumnya, tenaga tersebut disalurkan ke empat buah roda melalui transmisi otomatis tujuh percepatan. Dengan mesin bertenaga sangar tersebut, Huracan Evo mampu melakukan sprint dari posisi diam hingga 100 kpj hanya dalam waktu 2,9 detik.

Interior terlihat minimalis

Catatan waktu akselerasi Evo bisa dibilang fantastis, karena bisa menyamai Performante. Padahal Evo memiliki bobot 1.422 kg, yang mana lebih berat 40 kg dibanding Performante. Bila pedal gas terus diinjak, Huracan Evo dapat melesat hingga kecepatan 200 kpj dalam waktu 9,0 detik. Terpaut 0,1 detik di belakang performante yang lebih ringan.

Baca Juga: Baru Meluncur, Lamborghini Urus Sudah Laku 8 Unit Di Indonesia

Bila pengemudi masih memiliki nyali, Evo dapat dibejek hingga kecepatan tertinggi lebih dari 325 kpj. Hebatnya, Evo dapat berhenti mendadak dari kecepatan 100 kpj hanya dalam 31,9 meter.

Dilengkapi layar sentuh berukuran besar sebagai pusat pengaturan

Handling Huracan Evo juga diklaim makin mumpuni, berkat sistem kontrol traksi baru yang lebih canggih, bersama dengan sistem penggerak semua roda yang disempurnakan dan vektor torsi, sehingga memungkinkan traksi dapat diarahkan ke roda sesuai kebutuhan. Sayangnya, hingga saat ini Lamboghini belum mengungkap kepastian peluncuran Huracan terbaru ini. Kita tunggu saja!