Setelah Tutup Selama PSBB, Pabrik Daihatsu Akan Penuhi Kebutuhan Ekspor

Setelah Tutup Selama PSBB, Pabrik Daihatsu akan Penuhi Kebutuhan Ekspor Lakukan pelatihan sebelum produksi (ADM)

KabarOto.com - Pemberlakuan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), saat ini terus diperluas di beberapa area di Indonesia, mulai dari wilayah kota hingga kabupaten.

Menindaklanjuti kebijakan Pemerintah tentang perluasan area PSBB tersebut, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memutuskan untuk memperpanjang periode pemberhentian produksi sementara di pabrik mereka.

Baca Juga: PSBB Diperluas, Daihatsu Perpanjang Masa Pemberhentian Sementara Operasional

Sebelumnya, ADM selaku pemegang merek Daihatsu di Indonesia, berencana menutup sementara pabrik mereka mulai pada 10 April 2020 hingga 17 April 2020. Namun waktunya bertambah menjadi 10-24 April 2020.

Setelah tidak berproduksi hingga akhir pekan lalu, mulai hari ini Senin, 27 April 2020, pabrik ADM akan beraktivitas kembali. Kegiatan pertamanya adalah dengan melatih karyawan pabrik, sehingga proses produksi akan sesuai dengan protokol pencegahan Covid-19.

Siap produksi untuk ekspor

Erlan Krisnaring, Senior Executive Director ADM mengatakan, hal ini dilakukan sebagai persiapan untuk dapat memenuhi kebutuhan pelanggan di masa depan.

"Latihan ini juga dilakukan dengan mematuhi protokol pencegahan Covid-19, sehingga prosesnya tidak dapat dilakukan secara masif untuk memastikan jarak pergerakan karyawan selama latihan minimal 1 meter," tutur Erlan.

Lebih lanjut ia mengatakan, sementara itu untuk seluruh karyawan di Head Office, selama periode PSBB akan tetap bekerja dari rumah (WFH), sesuai dengan Keputusan Gubernur Jakarta No. 412 tahun 2020.

Baca Juga: "Gabut" Balapan MotoGP, Vinales Makan Steak Pakai Nasi

Setelah seluruh persiapan dipastikan sesuai dengan protokol Covid-19, selanjutnya ADM akan mempertimbangkan memulai kembali produksi. Namun, produksi tersebut dilakukan untuk memenuhi permintaan pasar ekspor saja.

Erlan juga memastikan kegiatan produksi tetap akan dilakukan, dengan jumlah karyawan dan jam kerja yang terbatas. Latihan ini diberikan sebagai komitmen Daihatsu untuk selalu mengikuti peraturan pemerintah secara maksimal.