Sunmori Bukan Kebut-kebutan, Begini Cara Yang Aman

Sunmori Bukan Kebut-kebutan, Begini Cara yang Aman

KabarOto.com - Akhir pekan lalu, terjadi kecelakaan di daerah Bintaro Tangerang Selatan. Pengendara Kawasaki ER-6N menabrak seorang wanita yang mengendarai Honda BeAT. Setelah tertabrak, wanita tersebut pun meninggal setiba di rumah sakit.

Penabrak ternyata masih berusia 17 tahun, yang saat itu sedang melakukan Sunday Morning Riding (Sunmori) bersama teman-teman komunitasnya. Banyak nitizen yang nyinyir, dan menganggap, jika sunmori dikaitkan dengan kegiatan kebut-kebutan dan ugal-ugalan, menunjukkan sikap arogansi pengguna motor mahal.

Baca Juga: Sunmori Di Lembang, 60 Motor Berknalpot Bising Dibawa Ke Mapolres Lembang

Lalu bagaimana Sunmori seharusnya dilakukan oleh pengguna motor? Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, kegiatan ini bisa mengakibatkan menimbulkan bahaya bagi pengendara lain, jika dilakukannya dengan memacu kecepatan.

Sony memaparkan, peserta sunmori seharusnya jangan saling mengejar. Apalagi menurutnya, memanas-manasi satu dengan yang lain, hanya sekedar untuk gaya-gayaan. "Satu orang mengompori betot gas, yang lain akan terpancing," terang Sony kepada KabarOto.com.

Dia juga mengatakan, saat sunmori jangan pernah merasa aman, dan jangan menggampangkan masalah di jalan raya. "Yang mampu menyelamatkan kita hanya cara berfikir yang aman," tegasnya. Jadi harus berfikir sebelum gas diputar.

Seharusnya, menurut dia, sunmori merupakan aktivitas riding yang santai dan menikmati perjalanan. "Terarah dan mengedepankan keselamatan bersama, bukan "show of force" dengan memacu kendaraan sesukanya," tambah dia.

Baca Juga: Komunitas Gabungan Jalin Silaturahmi New Normal Dengan Sunmori

Selama ini yang banyak terjadi, pengguna motor berpikir mengambil kesempatan jalan sedang sepi, dimanfaatkan untuk memutar gas lebih dalam, namun akhirnya keterusan. "Mereka rata-rata bergerombol, akhirnya saling manas-manasin. Harusnya sesama komunitas saling mengingatkan," jelasnya lagi.