Tinggalkan Beberapa Aksesori Penyebab Kecelakaan Ini

Tinggalkan Beberapa Aksesori Penyebab Kecelakaan ini Tinggalkan aksesoris penyebab kecelakaan (Foto: Kipli)

KabarOto.com - Pada dasarnya, memasang aksesori untuk kendaraan sah-sah saja, bukan tak mungkin malah bikin nyaman. Tetapi juga harus diperhatikan manfaatnya, bukan malah membuat susah. Fatalnya, ada beberapa aksesori yang justru bisa membahayakan pengendara atau pengguna jalan lainnya.

Seperti dijelaskan Bintarto Agung, Presiden Direktur Indonesia Defensive Driving Center (IDDC) yang bilang kalau pemilik kendaraan sebaiknya menghindari aksesori tambahan pada kendaraan yang dapat membahayakan, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lain.

"Setiap pemilik kendaraan seharusnya paham betul aksesori apa yang sesuai untuk kendaraannya, sehingga tidak menimbulkan kerugian," ujar Tato, sapaan akrabnya.

Lalu, apa saja aksesori yang justru bisa menimbulkan bahaya bila dipasang? Berikut pemaparannya.

Lampu

Selain bertugas sebagai penerang jalan, lampu juga menjadi alat komunikasi dengan pengendara lain. Setiap warna lampu yang ada pada kendaraan sudah dibakukan dan memiliki makna informasi masing masing.

Misal lampu depan berwarna putih atau kuning muda, lampu sein warna kuning, lampu rem wana merah, dan lampu mundur warna putih. Jadi, sebaiknya jangan mengubah warna lampu karena bisa membuat pengendara lain salah paham.

"Mengubah lampu rem atau sein menjadi warna putih atau warna lainnya, bisa membuat kendaraan lain yang ada di belakang terganggu. Ini bisa saja menyebabkan terjadinya kecelakaan," ujar Tato.

Baca Juga: Naik Motor Tak Pakai Masker, Bahaya Mengerikan Ini Menanti Anda

Forklift Knob

(Foto: Istimewa)

Alat pemutar setir atau forklift knob yang dipasang pada lingkar kemudi adalah salah satu aksesori yang wajib dihindari. Aksesori ini membuat kendali setir tidak sepenuhnya berada di kedua genggaman tangan.

Jika terjadi kondisi darurat, kendali kemudi tidak utuh pada kedua tangan dan akan fatal akibatnya. Selain itu, penambahan aksesori ini dapat menyebabkan cedera pada pergelangan tangan pengendaranya. Belum lagi, risiko area kepala terbentur ketika terjadi tabrakan.

Pedal

Cara mudah membuat tampilan interior jadi lebih sporty adalah dengan mengubah pedal karet bawaan pabrik dan melapisinya/cover dengan bahan metal.

Hal ini berbahaya karena bahan karet yang digunakan sebenarnya memiliki fungsi tersendiri, yakni agar tidak licin.

"Mengganti dengan pedal metal sebenarnya tidak dilarang, tetapi tidak disarankan. Diperbolehkan selama aksesori tersebut tidak akan menyebabkan kaki tergelincir dari kontrol pedal," ujarnya.

Bullbar (tanduk)

(Foto: Istimewa)

Penggunaan tanduk bumper (bull bar) tidak tepat untuk berkendara di dalam kota karena fungsi dasarnya adalah untuk daerah yang bersalju atau daerah perkebunan, sehingga bagian depan mobil akan bisa terlindungi saat akan membelah salju atau menghalau tanaman.

Jika aksesori tersebut digunakan di dalam kota, dikhawatirkan ketika menyenggol kendaraan lain, kerusakan yang dialami akan cukup parah. Bahkan, jika menabrak seseorang bisa cedera serius dan mengalami kematian.