Tips Bermanuver Aman Saat Mengendarai Mobil

Tips Bermanuver Aman Saat Mengendarai Mobil

KabarOto.com – Dalammengendarai mobil, terkadang pengemudi melakukan manuver untuk bisa melaju lebih cepat atau menghindari kendaraan lain agar tidak terjadinya kecelakaan.

Manuver sendiri sering diartikan sebagai reaksi pengemudi ketika melakukan tindakan seperti zig-zag, selap selip, pengereman mendadak, berbelok, dan kondisi khusus lainnya. Manuver dibagi menjadi 2 kategori, yaitu manuver ekstrim, dan manuver aman.

Manuver ekstrim dapat berdampak buruk ketika pengemudi tidak dapat mengontrol kendaraannya dan berujung terjadinya selip. Sedangkan Manuver aman yaitu, pengemudi selalu dalam kontrol emosi yang stabil dan dengan penuh tanggung jawab.

Baca juga: Menjajal Advanced Safety Assist Daihatsu Rocky 1.0

Oleh karena itu, Daihatsu dan GT Radial menggelar diskusi tentang “Safety Maneuver Dalam Aplikasi Berkendara di Jalan Raya”.

“Daihatsu dan GT Radial selalu berupaya membuat acara safety driving kepada komunitas. Kami memberikan sharing atau edukasi tentang pentingnya melakukan safety manuver secara aman dan tepat. Semoga program ini dapat memberikan pemahaman lebih baik kepada Sahabat, dan dapat menerapkan teknik bermanuver yang aman dan nyaman bagi keselamatan diri sendiri, keluarga, dan orang lain di sekitar kita”, ujar Ben Faqih, Head People Development Department – Customer Satisfaction & Value Chain PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

Dalam berkendara, selama Ini pengemudi dihadapkan pada kondisi yang cenderung nyaman, dan tidak memperhitungkan resiko bahaya, sehingga kadang dapat menurunkan tingkat kewaspadaan dan ketidaksiapan dalam mengantisipasi. Untuk mengantisipasi hal ini, pengendara membutuhkan skill dalam mengontrol kendaraan dan menguasai emosi secara benar dan tepat.

Baca juga: Daihatsu Rocky Laris Manis, ADM Nyatakan Tidak Ganggu Sirion

Berikut ini adalah 4 hal utama dalam mendukung Manuver Aman, yaitu Operational (Driving technic), Seat position (Ergonomis & dinamis), Pergerakan/kecepatan (lingkungan), dan Track area (Lurus, Jumping & tikungan).

Pada sisi Operational (driving technic), merupakan dasar/cara seseorang mengemudi, dan paham dalam melakukan operasional pada kendaraannya secara benar, biasanya selalu melakukan deselerasi atau coverbrake di situasi yang mengharuskan pengemudi bermanuver secara halus yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan kendaraan.

Seat Position (Ergonomis & Dinamis), ketika kendaraan bermanuver, pastikan posisi duduk pengemudi sudah benar lewat 3C (Control, Communication, Comfort) seperti punggung menempel di sandaran jok, posisi tangan terhadap stir kemudi, dan lainnya, hal ini penting untuk menjaga keseimbangan kendaraan ketika melakukan manuver di situasi mendadak.

Baca juga: Daihatsu Terios Dibekali Tiga Fitur Baru, Bagini Cara Kerjanya

Pergerakan atau Kecepatan yang selaras dengan kondisi lalu lintas di sekitar sangat penting untuk menghindari resiko kecelakaan tabrakan depan dan belakang. Selalu patuhi aturan kecepatan sesuai dengan rambu lalu lintas dan tentukan lajurnya dengan benar.

Track Area: Sadari bahwa lebar jalan rata-rata berkisar 3 – 3.5 meter tergantung jenis dan kelas jalanannya. Pada jenis jalanan tertentu, umumnya dapat dirasakan kendaraan bergerak dinamis dan dapat dirasakan kondisi kendaraan seperti, roll, pitch, yaw, bounch akibat jalan yang licin dan bergelombang, serta terpaan angin maupun tenaga mesin kendaraan.

Pastikan kendaraan tetap berada di jalurnya, dan apabila akan mendahului pastikan pengemudi melakukannya dengan memperhatikan rambu-rambu yang memperbolehkan, serta blind spot yang kecil.