Tips Yang Harus Kamu Perhatikan Agar Tak Menyesal Membeli Mobil Bekas

Tips yang Harus Kamu Perhatikan agar Tak Menyesal Membeli Mobil Bekas Dealer Mobil Bekas.

KabarOto.com - Kebutuhan masyarakat akan mobil bekas seakan tak pernah surut. Kini bahkan banyak dealer mobil bekas menawarkan kendaraan dengan kondisi ciamik. Dari eksterior maupun interior masih terlihat mulus. Mereka berlomba membuat konsumen tertarik membeli mobil-mobil yang dipamerkannya.

Namun jangan langsung tergiur dengan penampilan mulus mobil yang ditawarkan para pedagang. Ada baiknya Anda memerhatikan hal-hal berikut ini sebelum membelinya.

Ferry Ferdiansyah Head Inspektor Carsome memberi beberapa tips membeli mobil bekas.

Baca Juga: Bisa Fatal, Perhatikan Juga Eksterior Dan Interior Saat Beli Mobil Bekas

Pertama, kata Fery, perhatikan kelengkapan dan keabsahan dokumen mobil. Misalnya BPKB, STNK dan faktur. Semua dokumen itu wajib ada. Perhitungkan juga soal kewajiban pajak dan lain-lainnya. Jika sudah lengkap, Anda bisa masuk tahap selanjutnya.

Kaki-kaki menjadi faktor yang penting untuk di cek sebelum membeli mobil bekas.

Tapi bila dokumen-dokumen tersebut tidak lengkap atau terkesan disembunyikan, lebih baik urungkan niat membeli mobil tersebut. Percuma Anda membeli mobil mulus dan bagus namun tidak dilengkapi dokumen sah. Itu bisa dipastikan mobil bodong.

Kedua, pastikan mobil yang hendak Anda beli tidak bekas banjir. Mobil yang pernah terendam banjir meninggalkan jejak yang khas. Meski pemilik sebelumnya sudah berupaya dibersihkan, biasanya masih ada bekas yang tertinggal. Jejak banjir itu dilihat di bagian bawah jok. Di sana ada bentuk seperti karat.

Karat itu disebabkan air yang pernah menggenang di mobil. Nah di bagian itu kebanyakan luput dari pembersihan. "Mobil bekas banjir juga bisa terlihat dilihat bagian di sabuk pengaman. Bagian bawah samping itu ada bekas air. Kalau tergenang cukup lama ini tidak bisa dibersihkan," jelas Ferry di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Interior bisa diketahui mobil tersebut bekas terendam banjir atau tidak.

Ketiga jangan memilih mobil bekas tabrakan. Struktur rangka mobil bekas tabrakan sejatinya bisa terlihat meski sudah diperbaiki. Meski sudah diperbaiki, rangka mobil bekas tabrakan tidak akan bisa kembali sempurna. Pasti terlihat tidak presisi. "Kami dibagian inspeksi bisa dengan mudah mengetahui mobil bekas tabrakan atau tidak. Selain itu rangka body juga tidak bisa dibohongi, antara yang sudah perbaikan dengan yang asli. Semua bisa dilihat," tambah Fery.

Keempat yang harus dilakukan adalah test drive. Test drive menurut Fery tak melulu harus kenceng. Cobalah melaju pelan. Rasakan apakah mobil tersebut terdapat ganguan atau tidak. Untuk mendeteksinya berjalanlah di jalanan yang sedikit bergelombang. Rasakan ada bunyi atau tidak di bagian kaki-kaki. Rasakan apakah suspensinya bekerja dengan baik atau tidak. Kemudian test sistem pengereman. Rem berfungsi dengan baik atau tidak.

Baca Juga: Jangan Anggap Remeh, 5 Perawatan Ini Bisa Bikin Harga Jual Mobil Bekas Tinggi Loh

"Nah, saat melakukan pengetesan di kecepatan tinggi, cek apakah remnya ngebuang (mobil lari ke kiri atau ke kanan) atau tidak. Pijakannya tertalu dalam atau tidak," tambahnya.

Menurut Fery, sistem pengereman juga sangat penting untuk dicek selain suspensi dan transmisi. (*)