Toyota Kijang Innova Bakal Pakai Mesin Hybrid

Toyota Kijang Innova Bakal Pakai Mesin Hybrid

KabarOto.com – Toyota Kijang memang sudah jadi kendaraan bagi keluarga Indonesia sejak 42 tahun lalu. Dimulai dari tahun 1977, nama Kijang sendiri diambil dari singkatan “Kerja Sama Indonesia Jepang”.

Mobil ini mengawali debutnya sebagai pikap, lalu mengikuti kebutuhan konsumen, Kijang mulai berubah jadi sebuah MPV, bahkan ada yang mengatakan “kalau belum punya Kijang belum punya mobil”, saking tenarnya mobil tersebut di pasar Indonesia.

Memasuki tahun 2005, Kijang mulai melakukan perubahan desain yang lebih dinamis serta modern pada bagian eksterior, maupun interiornya. Hingga lahirlah Innova, basisnya juga berubah yang dulunya Kijang selalu memiliki varian bak terbuka. Namun pada Innova basisnya menggunakan sebuah pikap Toyota Hilux.

Salah satu keasyikan Toyota Innova adalah mesin dieselnya yang cukup bertenaga, lalu banyak modifikasi bisa dilakukan pada mesinnya. Karena mesin Diesel turbocharger 2KD dan 2GD dinilai cukup kuat untuk mengimbangi performa gila dari MPV ini. Tenaganya mampu menyentuh 142 dk dan torsi 343 Nm untuk seri 2KD, sementara 2GD memiliki tenaga 150 dk dan 400 Nm.

Baca Juga : Toyota HiAce Terkencang, Ganti Mesin Godzilla

Namun sayangnya, sepertinya kita akan harus siap-siap mengucapkan selamat tinggal pada mesin diesel di balik kap mesin Innova. Sebab dikutip dari Livemint.com, kabarnya mesin diesel tersebut akan digantikan oleh mesin hibrida yang dinilai lebih bersih dan ramah lingkungan. Hal tersebut juga diperkuat dengan regulasi di Eropa yang menghapus segala macam kendaraan mulai dari MPV, SUV, Pick Up yang memiliki mesin diesel.

Kabar keputusan ini turut menunjukkan masa depan dunia otomotif sudah jelas akan lebih banyak mengandalkan mesin hybrid sebagai pengganti mesin bensin atau diesel. Memang jadi sebuah keputusan bijak, mengingat dampak yang dihasilkan juga mempengaruhi polusi udara di dunia, bahkan di Indonesia sendiri, tercatat memiliki kualitas udara tercemar terutama di dqerah Jakarta dan sekitarnya. Dan diharapkan mesin hybrid akan membantu mengurasi polusi udara.

Baca Juga : Toyota Kembangkan APM, Kendaraan Khusus Olimpiade Jepang 2020

Tidak hanya pabrikan asal Eropa, dan Toyota loh yang melakukan keputusan ini, ada Maruti Suzuki yang telah memutuskan untuk menarik semua kendaraan diesel sepenuhnya, pada tanggal 31 Maret 2020. Gerakan seperti ini memang sedang gencar-gencarnya di India.

Uniknya, dibalik informasi soal Innova akan menggunakan mesin bensin hybrid, ternyata ada sedikit perbedaan loh dari versi Innova India dan lokal. Dimana walau body sama, tetapi terdapat logo baru Crysta, seperti Kijang Krista pada masa lawasnya. Lalu pelek juga sedikit berbeda, dengan menggunakan pelek palang banyak yang sporty, berbalut ban GT Radial Champiro HPX, sisanya masih mirip semua bagian interior dan eksteriornya.

Puneet Gupta, associate director, IHS Markit mengatakan, “Fokus Toyota adalah untuk mendorong pembuatan hybrid di India, bahkan untuk kendaraan mereka yang lebih besar dan mencoba untuk menghindari diesel dalam kendaraan segmen massal. Ini hanya untuk menyelaraskan dengan harapan konsumen yang ingin lebih, Toyota seperti produsen kendaraan lain diharapkan untuk fokus pada bensin dan kombinasi hibrida,” ujar Gupta.

Oh iya, nantinya akan ada model baru dari Innova pada tahun 2021-2022 mendatang. Wah jadi penasaran seperti apa desain barunya. Bagaimana Sobat KabarOto? Apakah kalian setuju dengan keputusan ini? Mungkin ada pro dan kontra, namun perlu disadari bahwa kendaraan yang kita pakai juga berpengaruh terhadap alam dan lingkungan tempat tinggal kita loh sob.