Toyota Raize Dan Avanza Veloz Gunakan Shell V-Power 95, Ini Rasanya!

Toyota Raize dan Avanza Veloz Gunakan Shell V-Power 95, Ini Rasanya! Foto: Fayon

KabarOto.com - Toyota Raize 1.0T GR Sport CVT TSS menjadi pilihan yang menarik bagi konsumen di Indonesia, apalagi transmisi CVT memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam berkendara di kondisi lalu lintas dan jalanan di Tanah Air. Belum lagi mesin 3 silinder berkapasitas 998 cc didukung turbo, menjadi banyak perhatian konsumen akan performanya.

Tentu saja kemampuan mesin menjadi perhatian tim KabarOto untuk lebih jauh mengeksplorasinya. Berbarengan dengan program "Chasing the Sun-Raize", kemampuan mesin 3 silindernya kami uji dari Jakarta-Cirebon-Surabaya hingga Bali.

Baca juga: Toyota Raize 1.2 Sudah Bisa Dipesan, Harga Rp202 Juta Setelah Dipotong PPnBM

Lebih menariknya, pengujian performa ini memakai bahan bakar Shell V-Power 95. Meski mesin Raize sudah cukup memakai oktan RON 92, namun demi dapatkan performa yang mumpuni, kami memilih oktan yang lebih tinggi.

Berangkat dari Shell Boulevard Gading Serpong, menuju Shell Kesambi - Cirebon, sekitar 200 km performa Raize GR Sport TSS dikerahkan secara maksimal. Klaim tenaga 98 ps pada 6.000 rpm dan torsi 14.3 kgm pada 2.400-4.000 rpm. Dalam hal over-taking dan melewati tanjakan panjang, tak menjadi kendala.

Baca juga: Toyota Chasing The SunRaize, Fitur Melimpah Tak Membosankan

Puas mengeksplorasi performa mesin 3 silinder yang diusung Raize, hal ini membuat kami mencetuskan Single Tank Challenge dengan gunakan lagi bahan bakar Shell V-Power 95. Yup, efisiensi bahan bakar yang dituntut, meskipun kami harus tetap bergegas melanjutkan perjalanan ke Surabaya.

Jarak tempuh mencapai 566 km, namun berhasil dicapai tepat dengan pengisian bahan bakar 34,82 liter, diyakini tangki Raize memiliki daya tampung 36 liter. Menggunakan metode full to full, kami dapati konsumsi bahan bakar di angka 16,2 kpl.

Bahan bakar menggunakan V-Power RON 95, mencari performa terbaik mesin

Indikator bahan bakar sudah memberikan peringatan untuk pengisian bahan bakar saat Raize sudah mulai memasuki wilayah Surabaya, ketika trip meter menunjukkan angka 500 km. ini bergantung dari kondisi fisik pengendara serta kesabaran mendapati pengendara lain yang agresif. Apalagi jalur bebas hambatan memang selalu memancing emosi melajukan kendaraan melebihi batas. Berharap mobil tidak mati di jalan akibat kehabisan bahan bakar.

Baca juga: Profil Toyota Raize

Beruntung tempat pengisian ulang bahan bakar bisa ditemui di keluar tol Driyorejo 3. Tak terlalu jauh juga mengarahkan Raize ke SPBU Shell di Puri Sentra Raya untuk pengisian Shell V-Power 95.

Mengeksekusi bahan bakar agar didapat efisien, tim KabarOto memanfaatkan Adaptive Cruise Control (ACC) serta mengoptimalkan Lane Departure Assist (LDA). Turbo yang jadi andalan mesin Raize juga dinyalakan, kecepatan di angka 80-110 kpj. Sistem pendingin kabin tetap dinyalakan di suhu 24°C, kekuatan semburan di level 1.

Toyota Avanza Veloz juga menggunakan Shell V-Power

Oh iya, untuk ACC ini bisa dioperasikan ketika kendaraan melaju di atas 75 kpj dan kecepatan tertingginya hanya di angka 125 kpj. Secara otomatis ACC akan mendeteksi situasi lalu lintas di depan Raize, lalu otomatis deselerasi ketika kendaraan di depan mulai mendekat, namun akan kembali memacu lajunya ketika kendaraan di depan sudah menepi, atau kita memindahkan lajur ke yang kosong.

Sedangkan LDA yang tersemat di Raize GR Sport TSS ini memastikan mobil tetap di lintasan. Apabila tak sengaja melintas garis marka, maka Raize akan kembali diarahkan, tanpa perlu lagi pengemudi melakukan pergerakan lingkar kemudi. Hal ini berkat adanya sejumlah sensor dan radar yang dipasangkan di bagian depan Raize.

Penggunaan Shell V-Power 95 di Single Tank Challenge menggunakan Raize GR Sport TSS, membutuhkan kesabaran sepanjang perjalanan. Sebab jalan tol dari Cirebon hingga Surabaya saat pengujian banyak kendaraan berat serta bus antarkota yang melaju perlahan dan terkadang tak mengindahkan jalur lambat.

Sementara untuk Toyota Avanza Veloz yang menggendong mesin 4 silinder DOHC Dual VVT-i berkapasitas 1.500 cc, dengan transmisi otomatis 4 percepatan. Menggunakan bahan bakar Shell V-Power 95, hasilnya akselerasi mobil lebih cepat dan konsumsi bahan bakar pun lebih irit. Pada MID tertera konsumsi bahan bakarnya adalah 15,10 kpl, menggunakan rute yang sama dengan Raize sejauh 568 km. Tiba di Surabaya hanya menyisakan 1 strip bahan bakar di odometer.