Viral Toyota Fortuner Terbalik Saat Hujan, Ini Yang Harus Dilakukan!

Viral Toyota Fortuner Terbalik Saat Hujan, Ini Yang Harus Dilakukan! Toyota Fortuner kecelakaan (instagram)

KabarOto.com - Baru-baru ini, beredar video sebuah insiden yang melibatkan kendaraan melalui aplikasi pengirim pesan, Whatsapp, serta beberapa media sosial dan menjadi viral. Di mana dalam video tersebut terdapat sebuah mobil yang mengalami kecelakaan tunggal di jalan tol.

Dalam video itu, terlihat sebuah mobil yang diketahui jenisnya adalah Toyota Fortuner berwana putih, berjalan dengan kecepatan tinggi di lajur paling kanan. Padahal saat itu sedang turun hujan dengan intensitas yang cukup deras.

Baca Juga: Waspadai Bahaya Aquaplaning Di Musim Hujan, Jangan Asal Terabas Genangan Air!

Nahas, sesaat setelah melewati sebuah tikungan dan jembatan, Fortuner tersebut tiba-tiba lepas kendali, dan langsung meluncur ke bagian kiri jalan tol, sebelum akhirnya menabrak pembatas jalan dan terguling dengan posisi bagian bawah mobil berada di atas. Kondisi mobil pun hancur berantakan.

Kejadian itu sendiri terekam oleh dash camcorder dari sebuah mobil yang sedang berjalan di lajur tengah (lajur 2) jalan tol bintaro arah BSD. Kuat dugaan, Toyota Fortuner tersebut hilang kendali saat melewati genangan air, atau yang biasa disebut dengan aquaplaning.

Karena bila mengamati tayangan ulang dari video tersebut, pada awal ketika melaju dengan kencang, terlihat posisi mobil tiba-tiba 'terlempar' sesaat ke arah kanan, sebelum akhirnya sang supir seperti membanting setir ke kiri, sehingga menyebabkan mobil menjadi slip dan sulit dikendalikan.

Bahaya mengintai saat melewati genangan air

Aquaplaning dapat menyebabkan kecelakaan, jika tidak diwaspadai dan diantisipasi. Karena dari banyak kejadian, saat terjadi aquaplaning mobil jadi tidak bisa berhenti ketika di rem, bahkan bergeser keluar jalur.

Lantas, bagaimana yang sebaiknya dilakukan bila kita dihadapkan pada situasi jalan yang tertutup genangan air, agar dapat terhindar dari aquaplanning? "Yang utama jangan panik," ujar Adrianto Sugiarto Wiyono, Senior Instructor Road Safety Researcher Indonesia Defensive Driving Centre.

Lebih lanjut pria yang akrab disapa Adri tersebut mengatakan, aquaplaning dapat terjadi karena antara ban dan aspal tertutup oleh air. "Yang paling penting, kurangi kecepatan bila melihat adanya genangan air atau saat pandangan kurang bagus untuk antisipasi adanya bahaya," pungkas Adrianto.

Baca Juga: Ini 5 Tips Dasar Bikin Mobil Siap Hadapi Musim Hujan

Selain itu, Adri juga mengingatkan bahwa pengendara tidak diperkenankan untuk membanting setir secara tiba-tiba, saat mengalami aquaplaning. Karena dapat menyebabkan ban mobil makin kehilangan traksi terhadap jalan.

Tak kalah penting, pengendara juga harus menjaga tekanan angin yang tepat serta kondisi tapak ban kendaraan. Karena tekanan angin yang kurang dan konsisi ban yang sudah botak, makin memperbesar potensi aquaplaning. Selalu hati-hati di jalan guys!