Pembaharuan Logo Volvo, Manfaatkan Bahan Alami Dan Daur Ulang

Pembaharuan Logo Volvo, Manfaatkan Bahan Alami dan Daur Ulang

KabarOto.com – Volvo baru saja melakukan pembaruan logo, mengikuti jejak pabrikan lain yang berbondong-bondong mengganti logo mereka seperti BMW, Nissan, Volkswagen dan lainnya.

Senada seperti pabrikan lainnya juga, logo baru dibuat jauh lebih sederhana dari sebelumnya. Jika dilihat, tulisan Volvo tetap berada tegas di tengah, dikeliling lingkaran dan tanda panah bagian kanan atasnya.

Baca juga: Volvo Trucks Indonesia Luncurkan Tipe FH16 Dan FMX

Tedapat celah antara bentuk lingkaran dan tanda panahnya, namun model font tulisan Volvo tetap mempertahankan model lamanya. Tidak jelaskan oleh pabrikan Swedia itu apa definisi dari logo baru tersebut, namun kemungkinan pastinya akan menyenggol arti masa depan seperti pabrikan lain.

Selain logo baru, Volvo Cars juga berkomitmen hanya memproduksi mobil listrik 2030 mendatang, dan material jok serta pelapis dasbor semuanya bebas bahan kulit.

“Kami memiliki visi ke mana kami harus pergi di masa depan, dengan langkah pertama untuk memastikan kami memanfaatkan bahan yang berkelanjutan, alami, dan daur ulang,” kata Robin Page, kepala desain di Volvo Cars.

Baca juga: Penjualan Volvo V60 dan V90 Di Amerika Serikat Mulai 2022 akan Dihentikan

Pada tahun 2025, perusahaan menargetkan 25% bahan dalam mobil Volvo baru terdiri dari bahan daur ulang dan berbasis bio, sebagai bagian dari ambisinya untuk menjadi bisnis yang sepenuhnya sirkular pada tahun 2040. Alih-alih menggunakan interior kulit, Volvo Cars lebih menawarkan alternatif seperti bahan berkualitas tinggi terbuat dari sumber berbasis bio dan daur ulang.

Misalnya Nordico, bahan interior baru yang dibuat oleh Volvo Cars dari tekstil terbuat dari bahan daur ulang seperti botol PET, bahan bio-attributed dari hutan lestari di Swedia dan Finlandia, dan gabus daur ulang dari industri anggur. Bahan ini bakal memulai debutnya untuk model Volvo generasi berikutnya.