KabarOto.com - Pemerintah Indonesia, tengah merencanakan target populasi sepeda motor listrik, akan mencapai 2 juta unit pada tahun 2025. Jumlah tersebut, merupakan 20% dari total produksi sepeda motor di Indonesia, yang akan menyentuh angka 10 juta unit.
"Saat ini, pertumbuhan produksinya terus meningkat. Pada tahun 2018 sebesar 7 juta unit. Peningkatan produksi tersebut tidak hanya untuk memenuhi pasar dalam negeri, melainkan untuk memenuhi target ekspor 1 juta kendaraan di tahun 2025," kata Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto di Jakarta (28/08).
Baca Juga: Ketua DPR Minta Aparatur Negara Dan Ojek Online Pakai Gesits
Lebih lanjut Menperin menegaskan, industri sepeda motor merupakan salah satu sektor manufaktur strategis, sehingga saat ini mendapat prioritas pengembangan. Hal tersebut karena industri sepeda motor, mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
"Di tengah perlambatan pasar sepeda motor global, industri sepeda motor nasional justru mengalami peningkatan dengan mengalami pertumbuhan sebesar 14% pada semester pertama 2019," ujarnya.
Sementara itu, ekspor sepeda motor dari Indonesia pun tumbuh pesat pada tahun 2018, dengan tingkat pertumbuhan sebesar 44,3 persen dibandingkan 2017.
"Angka tersebut menunjukkan bahwa, industri sepeda motor Indonesia mencapai daya saing yang cukup baik untuk pasar lokal maupun global. Kami percaya bahwa produksi dan ekspor sepeda motor terus tumbuh pada tahun-tahun mendatang," imbuhnya.
Baca Juga: Ini Motor Listrik Saingan Gesits Dan Viar, Harganya Lebih Murah
Airlangga menambahkan, pemerintah indonesia juga telah menerbitkan Perpres No. 55/2019, merupakan wujud konkret dari komitmen dalam menjaga kemandirian energi nasional. Langkah tersebut juga sejalan dengan implementasi program prioritas Making Indonesia 4.0.
"Jadi, langkah strategis sudah disiapkan secara bertahap, sehingga kita bisa melompat untuk menuju produksi mobil atau sepeda motor listrik berdaya saing di pasar domestik maupun ekspor," tuturnya.