OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Toyota Racing Sudah Siapkan TR010 Hybrid Terbaru untuk WEC 2026

Kusnadi Chahyono - Sabtu, 11 April 2026
OtoSport Internasional

Kabaroto.com - Toyota Racing bersiap mencatatkan sejarah baru dalam dunia balap ketahanan saat musim FIA World Endurance Championship (WEC) 2026 dimulai di Imola, Italia, pada hari Minggu pekan depan (19/4).

Balapan bertajuk "6 Hours of Imola" ini bukan sekadar pembuka musim, melainkan balapan ke-100 bagi Toyota menggunakan teknologi hybrid di ajang WEC.

Sejak kembali pada tahun 2012, pabrikan asal Jepang ini telah mendominasi panggung dunia dengan torehan 13 gelar juara dunia dan 49 kemenangan, termasuk lima gelar legendaris Le Mans 24 Hours.

Baca Juga: Max Verstappen Punya Trik Tersendiri di Nurburgring, Bikin Pembalap GT Terkejut

Merayakan pencapaian seabad balapan tersebut, Toyota memperkenalkan versi terbaru dari TR010 Hybrid. Mobil Hypercar ini hadir dengan perubahan signifikan pada sisi aerodinamika yang kini lebih selaras dengan bahasa desain mobil jalan raya terbaru Toyota.

Tidak hanya soal estetika, revisi bodi ini dirancang khusus untuk memberikan efisiensi udara yang lebih baik, membantu para pembalap mencapai performa maksimal dalam berbagai kondisi cuaca dan lintasan yang menantang.

Kebaruan mencolok terlihat pada identitas visual tim. TR010 Hybrid kini dibalut livery dominan merah korporat Toyota yang dipadukan dengan aksen putih. Desain putih tersebut mengusung konsep ‘angin’, sebuah filosofi Jepang yang menyimbolkan tekad tim untuk membawa "angin segar" dalam persaingan ketat WEC musim ini.

Menandai momen spesial di Italia, logo unik perayaan 100 balapan hibrida juga akan terpasang pada badan mobil selama akhir pekan di Imola.

Dapur pacu TR010 Hybrid tetap menjadi mahakarya teknis dari pusat teknologi Higashi-Fuji. Mobil ini mengandalkan mesin 3.5 liter twin-turbo V6 yang mampu menghasilkan tenaga lebih dari 700 dk. Inovasi hijau menjadi fokus utama, di mana mesin ini kini sepenuhnya menggunakan 100% bahan bakar balap terbarukan.

Selain itu, sistem penggerak roda depan yang canggih didukung oleh teknologi motor hybrid dan inverter hasil kolaborasi dengan mitra setia, Denso dan Aisin.

Toyota Racing

Aspek keberlanjutan juga menyentuh sektor kaki-kaki. Pada musim 2026, Toyota menggandeng Michelin untuk menggunakan ban yang mengandung 50% material daur ulang dan terbarukan.

Ban generasi terbaru ini diklaim mampu mencapai suhu operasional puncak lebih cepat dibandingkan versi sebelumnya, namun tetap menjaga durabilitas tinggi untuk balapan jarak jauh. Selain itu, Toyota menggandeng mitra baru, Akebono, untuk menyuplai kaliper rem guna memastikan daya henti yang lebih presisi.

Kamui Kobayashi, selaku Kepala Tim sekaligus pembalap mobil #7, menyambut positif pembaruan ini.

"Mobil sebelumnya sangat cepat tetapi memiliki keterbatasan tertentu. Kami telah menantikan revisi mobil ini untuk waktu yang cukup lama. Saya berterima kasih kepada seluruh tim yang telah bekerja keras menyiapkan 'bayi' baru kami. Kami sangat bersemangat untuk melihat apa yang bisa kami capai di lintasan," ujar Kobayashi yang akan membalap bersama Mike Conway dan Nyck de Vries.

Baca Juga: Genesis Magma Racing GMR-001, Hypercar Korea Pertama Siap Guncang FIA WEC 2026

Dari sisi mobil #8, Sebastien Buemi yang telah bersama tim sejak awal kembalinya Toyota di WEC, mengaku bangga dengan evolusi teknologi yang ada.

"Bisa terlibat sejak balapan pertama hingga balapan ke-100 adalah hal yang luar biasa. Kami yakin TR010 Hybrid terbaru ini akan membantu kami bersaing di barisan depan. Target kami sangat jelas, mengincar podium pada balapan ke-100 di Imola," tegas Buemi.

Buemi akan kembali berbagi kemudi dengan Brendon Hartley dan Ryo Hirakawa.

Setelah sesi Prologue pada 14 April, fokus tim akan tertuju pada sesi kualifikasi dan Hyperpole pada hari Sabtu, sebelum balapan utama dimulai pada Minggu, 19 April pukul 13.00 CEST.

Dengan keunggulan teknis dan pengalaman operasional selama 99 balapan sebelumnya, Toyota Racing diprediksi akan menjadi pesaing terkuat bagi tujuh manufaktur Hypercar lainnya dalam kalender balap yang mencakup empat benua musim ini.

Baca Artikel Asli