5 Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Pasang Roof Box

5 Hal yang Perlu diperhatikan Sebelum Pasang Roof Box Ilustrasi mobil menggunakan roof box

KabarOto.com - Saat pergi mudik atau liburan, banyak pengguna kendaraan yang lantas menambahkan roof box atau bagasi tambahan di atap mobil. Tujuannya tentu agar bisa memuat lebih banyak barang bawaan.

Tapi ternyata tidak semua mobil bisa dipasang roof box di atap. Maka dari itu, sebelum Anda memutuskan untuk memasangnya, ada baiknya perhatikan beberapa tips dari Mitsubishi, berikut ini:

1. Perlu Adanya Roof Rack
Hal pertama yang harus dipastikan sebelum menggunakan roof box adalah mobil Anda harus sudah memiliki roof rail.

Roof rail pada mobil

Nah gunanya roof rail adalah menjadi pegangan bagi roof rack yang berfungsi sebagai dudukan si roof box tersebut di atap mobil. Jangan menaruh barang bawaan langsung di atas atap kendaraan.

2. Kenali Jenis Roof Rack
Jika mobil Anda tidak tersedia roof rail sebenarnya bisa menggunakan roof rack atau roof rail aftermarket yang dijual di toko aksesoris. Ada dua pilihan jenis pemasangannya yaitu dengan cara atap mobil dibor untuk memasang roof rail atau menjepit roof rack di tulang atap.

Roof rack aftermarket

Dua-duanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, untuk itu kebijaksanaan Anda lagi-lagi dibutuhkan untuk menentukan hal ini. Keselamatan berkendara adalah hal utama yang harus diperhatikan dalam menentukan pilihan tersebut, jadi lebih baik pasanglah roof rack yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan mobil.

3. Perhatikan Beban Maksimal Mobil
Sebelum memilih roof rack dan roof box, terlebih dahulu Anda harus memahami beban maksimal yang mampu diterima oleh mobil.

Baca Juga: Mau Pakai Roof Box Buat Mudik? Pahami Dulu Kebutuhannya

Beban maksimal yang diperbolehkan ketika membawa beban di atap mobil dapat berbeda di setiap kendaraan, untuk kendaraan Pajero sport misalnya berat maksimal yang boleh dibawa di atap adalah 80 kg (termasuk beban roof box dan roof rack).

Apabila beban yang dibawa berlebih, dapat mengurangi faktor keselamatan dan kenyamanan berkendara. Serta dapat mengakibatkan deformasi/penyok pada atap kendaraan.

4. Pilih Material dan Bentuk Roof Box
Jika roof rack sudah terpasang maka berikutnya memilih material roof box yang baik, di mana saat ini material yang cukup baik adalah yang berbahan dasar plastik karena tahan akan perubahan cuaca dan iklim.

Perhatikan juga desain atau bentuk roof box yang sesuai dengan desain atap mobil karena akan memengaruhi aerodinamika mobil, keselamatan serta kenyamanan berkendara saat melaju di kecepatan tinggi.

Pilih yang ukurannya sesuai dengan dimensi mobil

Bila ukuran dan bentuknya tidak sesuai maka dapat membahayakan pengendara dan penumpang karena mobil akan menjadi tidak stabil. Pilihlah yang bobotnya tidak terlalu membebani mobil, kurang lebih sekitar 10 kilogram.

Urusan menggunakan roof box ini tidak hanya soal beban maksimal saja, tapi juga harus memperhatikan dimensi roof box tersebut. Tinggi ideal roof box berkisar di angka 35-45 cm dan lebar 90-95 cm.

Baca Juga: Penasaran? Roof Tent Bisa Dipesan Di Bandung Dan Yogyakarta Loh

5. Teliti Lagi Cara Memasangnya
Kalau sudah menetapkan pilihan, perhatikan lagi cara pemasangannya, harus cermat dan teliti. Jangan sampai ada efek samping yang tidak diinginkan, seperti adanya kebocoran saat hujan atau mencuci mobil.

Lalu, tempatkan roof rack di posisi tengah, jangan terlalu ke depan atau terlalu menjorok ke belakang karena akan mengganggu aerodinamika mobil sehingga membuat mobil tidak stabil ketika melaju.