Agar Bisa Tumbuh, Industri Otomotif Perlu Didukung Dua Sektor Ini

Agar Bisa Tumbuh, Industri Otomotif Perlu Didukung Dua Sektor Ini Pabrik perakitan mobil di Indonesia (Foto: Istimewa)

KabarOto.com - Industri otomotif menjadi salah satu tulang punggung perekonomian suatu negara, termasuk Indonesia. Saat ini, kapasitas produksi di Indonesia sekitar 2,4 juta unit mobil per tahun. Angka ini menurut Sekjen Gaikindo, Kukuh Kumara belum di optimalkan sepenuhnya. Indonesia baru menggunakannya 54%. Atau sekitar 1 jutaan per tahun.

"Kalau dioptimalkan bisa memberikan tambahan lapangan pekerjaan ," terang Kukuh, dalam diskusi virtual, Kamis (12/11). Gaikindo menurut dia, bekerjasama dengan pemerintah, dan berupaya untuk mengoptimalkannya.

Baca Juga: Dorong Daya Beli, Penjualan Otomotif Andalkan Subsidi Pajak

Beragam cara dilakukan APM untuk menarik konsumen membeli mobil

Meningkatnya kapasitas produksi juga didukung oleh pembelian kendaraan bermotor. Untuk meningkatkan pembelian, diperlukan dukungan dari sektor lain, seperti keuangan.

Asuransi ikut serta mendukung sektor otomotif. Jika indutri ini tumbuh, maka akan banyak menyerap tenaga kerja. "Karena 80% pembelian kendaraan bermotor menggunakan jasa keuangan," terangnya

Kukuh menambahkan, peningkatan kapasitas produksi beberapa tahun terjadi, saat Low Cost Green Car (LCGC) tahun 2013 mulai diminati. "Produksi kita saat itu masuk di atas 1 juta," tambah Kukuh.

Baca Juga: Angka Naik, Kemenperin Bilang Penjualan Otomotif Indonesia Segera Pulih

Namun pandemik Covid-19 membuat kapasitas turun kembali. Diharapkan semua sektor saling mendukung, agar penjualan kembali normal, baik domestik maupun ekspor.

"Kami bersama pemerintah terus mengupayakan agar industri ini kembali bangkit," tuturnya.