Beli Ban Berkode Ini, Agar Tetap "Pede" Hadapi Musim Hujan

Beli Ban Berkode Ini, agar Tetap "Pede" Hadapi Musim Hujan memilih ban motor saat musim hujan

KabarOto.com - Musim hujan sudah tiba. Para pengguna sepeda motor tentu risau, takut saat berada di tengah jalan hujan turun. Banyak hal yang harus dipersiapkan, selain jas hujan, pastikan juga alur motor memang dibuat hadapi kondisi jalan basah.

Karena, jika ban motor fungsinya tidak sesuai peruntukan, akan berbahaya bagi Anda. Banyak pengendara sepeda motor yang menjadi korban terpeleset saat musim hujan, akibat salah memakai ban motor.

Baca Juga: Curahan Hati Produsen Ban Motor Saat Pandemik Covid-19

kode ban untuk jalan basah dan kering

Freddy Yohannes, Head of Promotion PT Banteng Pratama Rubber (BPR), produsen ban Mizzle di Indonesia memberikan beberapa cara memilih ban motor di toko atau bengkel. Menurut Freddy yang harus diperhatikan adalah tulisan Wet and Dry di dinding ban.

"Kalau beli ban itu lihat dulu di dinding ban, pastikan ada tulisan 'For Wet and Dry Road' atau tidak," terang dia, kepada KabarOto.com.

Wet and Dry ini berarti bisa digunakan di permukaan aspal jalan basah dan juga kering. "Apalagi di Indonesia perubahan cuaca kadang panas dan hujan. Jadi aman pakai ban yang untuk kedua musim itu," terangnya.

Tentunya ini membuat kantong Sobat KabarOto lebih hemat, tak perlu mengganti ban saat peralihan musim. Apalagi kondisi cuaca yang berubah-ubah, membuat lebih percaya diri melintasi genangan air. Sebab adanya alur di tapak membuat ban bisa lebih maksimal membuang air dan ban tetap optimal memberikan cengkeraman ke aspal.

Baca Juga: Ban Motor Punya Masa Kedaluwarsa, Cek Bagian Ini Sebelum Membeli

Jika perusahaan ban sudah menuliskan peruntukan ban, tentunya sudah diuji keandalan di jalan basah dan kering. "Kalau mereka memberikan informasi tentang Wet and Dry, sudah diuji tentunya di pabrik, dan aman," tegas Freddy.

Namun, menurut dia, ada pabrikan ban yang tidak menuliskan informasi tersebut. "Ada yang tidak menuliskan itu, bahkan ada yang wet atau dry saja. Bingung, mungkin mereka," terangnya seraya tertawa.

Dia juga menyarankan, jika motor sudah mencapai 32 ribu kilometer, maka ban itu harus diganti. Perihal waktunya, dia tidak bisa memprediksi. "Pokoknya 32 ribu kilometer. Waktu kan orang pemakaiannya beda-beda," tambahnya lagi.