Biaya Perawatan Mobil Listrik Lebih Mahal 2 Kali Lipat Dibandingkan Mobil Bermesin Bensin?

Biaya Perawatan Mobil Listrik Lebih Mahal 2 Kali Lipat Dibandingkan Mobil Bermesin Bensin?

KabarOto.com – Peralihan dari kendaraan konvensional ke kendaraan listrik diklaim untuk menekan biaya operasional menjadi lebih rendah. Tapi, menurut studi terbaru, menunjukkan fakta sebaliknya.

Menurut studi yang dilakukan oleh We Predict. Di mana, mereka membandingkan jutaan dokumen dan menemukan fakta bahwa biaya operasional mobil listrik lebih mahal 2 kali lipat dibandingkan mobil berbahan bakan bensin.

Perbandingan ini dilakukan untuk perbaikan dan pemeliharaan kendaraan dan menentukan biaya kepemilikan selama 3 bulan pertama.

Baca Juga : Ulasan Tiga Mobil Listrik Yang Diperkenalkan Di IIMS Hybrid 2021

CEO We Predict, James Davies menjelaskan bahwa, "Kendaraan yang memiliki biaya servis dan garansi rendah selama tiga bulan cenderung memiliki biaya rendah pada tiga tahun. Analisis prediktif kami menunjukkan bahwa masalah yang terjadi dalam tiga bulan pertama servis sering kali menunjukkan bagaimana performa kendaraan selama siklus hidupnya.”

Studi ini mencakup lebih dari 801.000 kendaraan dari 306 model, lalu memperhitungkan 1,6 juta layanan aftersales. Secara rinci, studi ini memperhitungkan perawatan, perbaikan yang tidak direncanakan, garansi dan recall, kampanye servis, diagnostik, dan pembaruan perangkat lunak.

Baca Juga : Toyota Mulai Perencanaan Bangun Infrastruktur Mobil Listrik

Perbandingan pertama terkait biaya servis, di mana, biaya servis mobil listrik dalam 3 bulan pertama rata-rata bernilai Rp 1,7 juta. Sedangakan, mobil berbahan bakar bensin Rp 750 ribuan.

Untuk suku cadang, mobil listrik rata-rata bernilai Rp 930 ribuan, sedangkan mobil bensin Rp 400 ribuan. Sementara itu, biaya servis mobil listrik Rp 830 ribuan, sedangkan mobil bensin Rp 358 ribuan.

Menanggapi kabar tersebut, Chief Operating Officer HMID, Makmur mengungkapkan bahwa sebenarnya tidak bisa mengomentari hal tersebut.

“Tapi, kalau dari Hyundai justru perawatan mobil listrik sangat murah karena tidak ada mesin hanya baterai. Dan baterai kita sudah warranty 8 tahun atau 160 ribu kilometer, mana yang lebih dahulu tercapai. Selain itu, kami memberikan biaya perawatan gratis,” yakin Makmur selaku Chief Operating Officer HMID saat dihubungi KabarOto, Rabu (26/5/2021).