Bisa Dikerjakan Sendiri, Ini Cara Ganti Air Radiator

Bisa Dikerjakan Sendiri, Ini Cara Ganti Air Radiator Radiator mobil (Foto Istimewa)

KabarOto.com - Radiator jadi salah satu komponen penting pada sebuah mobil. Radiator akan memindahkan kalor panas dari mesin mobil ke udara serta mengalirkan air atau coolant ke saluran yang sudah terpasang mengelilingi mesin mobil.

Penggantian air atau coolant pada sebuah radiator merupakan salah satu perawatan penting yang perlu dilakukan. Terlebih jika air atau coolant di dalam radiator sudah keruh. Air atau coolant wajib diganti.

Baca juga: Masalah Yang Akan Muncul Jika Air Radiator Habis Atau Berkurang

Untuk menggantinya, sobat KabarOto tidak perlu repot-repot datang ke bengkel. Penggantian bisa dilakukan sendiri. Berikut ini adalah tahapan penggantian air atau coolant radiator sebagaimana dikutip dari laman resmi auto2000:

1. Buka Tutup Radiator dan Buang Air Radiator Sebelumnya

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membuka tutup radiator pada bagian atas. Jangan lupa, buka juga baut tempat pembuangan air radiator. Baut ini terletak di bagian bawah radiator. Setelah itu, biarkan beberapa saat hingga air radiator terbuang seluruhnya.

Perlu diingat, saat melakukan proses tersebut, pastikan kondisi mesin dalam keadaan dingin. Pendinginan mesin perlu dilakukan supaya proses mengganti air radiator lebih mudah dan tidak melukai tangan akibat panasnya air radiator.

Ilustrasi radiator

2. Isi Ulang Air Radiator

Setelah air di radiator terbuang semua, pasang kembali baut pembuangan air radiator di bagian bawah yang sudah dibuka tadi ya sob. Selanjutnya, isi air radiator dengan air bersih atau cairan pendingin radiator (radiator coolant) sampai airnya meluap keluar.

Setelah itu nyalakan kembali mesin mobil agar kipas radiator berputar dan biarkan mesin mobil tetap hidup hingga temperatur pada speedometer menunjukkan setengah.

Jika volume air pada radiator dirasa masih kurang, bisa menambahkan sampai batas maksimal. Dan jika dirasa sudah pas, tutup lubang radiator bagian atas.

Baca juga: Selagi WFH, Yuk Cegah Korosi Radiatormu Pakai Ini

3. Cek Air pada Tangki Cadangan Radiator

Selain mengganti air radiator, jangan lupa juga untuk mengecek air pada tangki cadangan radiator (reservoir tank). Jika kondisi air sudah kotor, buka penutup tangki cadangan radiator dan segera kuras airnya dan isi kembali dengan air bersih atau cairan radiator (radiator coolant) yang baru hingga batas maksimal. Setelah itu, tutup kembali tangki cadangan radiator dengan rapat.