CEO Ford Ingin Amerika Serikat Produksi Baterai Mobil Listrik Sendiri

CEO Ford Ingin Amerika Serikat Produksi Baterai Mobil Listrik Sendiri Produksi baterai mobil listrik

KabarOto.com – Semakin banyaknya mobil listrik yang beredar, memberikan dampak baru untuk konsumen otomotif di seluruh dunia.

Menanggapi hal tersebut, CEO Ford, Jim Farley mengatakan Amerika Serikat harus mengurangi ketergantungan terhadap baterai yang diproduksi di Kawasan Asia.

“Penting bagi kami untuk memproduksi baterai dalam skala besar di Amerika Serikat. Kami akan membicarakannya dengan pemerintah Amerika Serikat,” ungkapnya.

Baca Juga : ROUSH Performance Menjadikan Ford Ranger 2021 Lebih Gagah

Pembangunan pusat produksi baterai di Amerika Serikat bisa mengurangi ketergantungan pada pabrik baterai listrik di Asia. Selain itu, hal ini juga berguna untuk menyelesaikan masalah pasokan dan tenaga kerja yang berpengaruh terhadap industri kendaraan elektrifikasi.

Ford sendiri tengah mempersiapkan pick up F-150 sebagai model baru untuk mobil listrik. Baterai yang diproduksi oleh SK Innovation yang berasal dari Korea Selatan.

Baca Juga : Classic Recreations Bangun Ford Mustang GT500CR Bertenaga 800 Daya Kuda!

“Ini adalah peluang multi-solusi yang besar. Sebagai pemain lama, kami harus menyelesaikan masalah ketenagakerjaan kami,” ucap Jim Farley.

Sementara itu, Jim Hacket yang merupakan mantan CEO Ford menentang pernyataan Jim Farley. Menurutnya tidak masuk akal jika produsen mobil listrik, memproduksi baterainya sendiri.

“Pasokan baterai mobil listrik telah meningkat sejak Elon Musk membangun Gigafactory. Akan menjadi sulit untuk pabrikan mobil untuk menanam modal untuk membangun pabrik baterai listriknya sendiri,” jelas Jim Hacket.