Fast Charging DFSK Gelora E Cukup 2,5 Jam, Bisa Tempuh 300 Kilometer

Fast Charging DFSK Gelora E Cukup 2,5 Jam, Bisa Tempuh 300 Kilometer DFSK Gelora E (Bimo/Kabaroto)

KabarOto.com - Kehadiran DFSK Gelora E menyemarakkan industri otomotif nasional, khususnya pada segmentasi kendaraan listrik. Gelora E pertama kali diperkenalkan pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021.

DFSK Gelora E 100 persen ditenagai oleh listrik. Sumber penyimpanan dayanya didukung dengan pengisian fast charging hingga 100 persen hanya dengan 2,5 jam saja. Dengan kondisi baterai penuh, mobil ini mampu menempuh jarak sampai 300 km. Jarak tersebut berdasarkan NEDC (New European Driving Cycle).

Baca Juga: Komitmen DFSK Pacu Era Elektrifikasi Di Indonesia

Sedangkan untuk pengisian reguler, DFSK Gelora E memiliki sistem pengisian normal yang cocok untuk lingkungan listrik rumah tangga dengan rata-rata 220V 16A. Sebagai kendaraan komersial, jelas DFSK Gelora E didukung dengan tenaga yang kuat dan bisa diandalkan di berbagai situasi dengan torsi maksimum mencapai 200 Nm.

DFSK Gelora E (Bimo/Kabaroto)

DFSK Gelora E sebagai kendaraan ramah lingkungan juga ditunjang dengan efisiensi energi yang tinggi sehingga mampu menekan biaya penggunaan sehari-hari. DFSK Gelora E mampu menghemat biaya energi menjadi sekitar Rp 200 per kilometer.

DFSK Gelora E memiliki panjang 4.500 mm, lebar 1.680 mm dan tinggi 2.000 mm, memberikan kabin ekstra luas dan lapang, serta dipadukan dengan kemampuan berkendara yang bisa diandalkan.

Baca Juga: Angka Ekspor DFSK Selalu Meningkat Lebih Dari 100 Persen Setiap Tahunnya

“DFSK Gelora E sekarang ini ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 490 juta (on the road DKI Jakarta) dan menjadi kendaraan listrik paling terjangkau yang ada di pasaran otomotif nasional,” ujar Achmad Rofiqi selaku PR & Media Manager PT Sokonindo Automobile.

DFSK Gelora E sendiri terdapat dua pilihan, yakni Minibus dan Blind Van. Menariknya, kedua model tersebut akan mendukung kelancaran KTT G20 dari segi mobilitas dan logistik selama acara berlangsung.

DFSK Gelora E (Foto: DFSK)

KTT G20 juga akan menjadi ajang pembuktian bahwa industri otomotif Indonesia siap menjadi basis pengembangan kendaraan listrik.

Baca juga: Alasan DFSK Bikin Mobil Listrik Untuk Segmen Komersial

DFSK Gelora E Minibus bisa menampung hingga 7 penumpang bahkan lebih. Model Minibus ini sangat cocok digunakan untuk kendaraan angkutan shuttle di lingkungan KTT G20, yang nyaman dan ramah lingkungan.

Sementara DFSK Gelora E Blind van, didukung kabin yang lapang, bisa diandalkan untuk meningkatkan kapasitas kargo dan cocok untuk kebutuhan logistik, mengantarkan berbagai jenis barang yang dibutuhkan selama penyelenggaraan KTT G20.