Hanya Setengah Jam, Tenaga Mobil Diesel Naik 80%, Mau?

Hanya Setengah Jam, Tenaga Mobil Diesel Naik 80%, Mau? Foto: Kipli

KabarOto.com - Mesin diesel konvensional sempat dikeluhkan punya emisi yang buruk, asap tebal sampai mesin berisik. Namun seiring zaman, keadaan berbalik. Mesin diesel kini mulai digandrungi pecinta otomotif.

Bukan tanpa sebab, pasalnya teknologi diesel modern dengan sistem commonrail mampu mengatasi hal negatif tersebut. Bahkan, konsumsi bahan bakar juga jadi irit dan bertenaga karena mayoritas mesinnya sudah mengadopsi turbocharger.

Yuda Resigama salah satu Owner AHT Garage mengamini hal tersebut. Dirinya bilang kalau modifikasi mesin diesel bahkan telah ramai di jagat otomotif khususnya arena balap.

"Yang mau kita tekankan disini adalah, menyempurnakan tenaga mesin diesel bawaan pabrik yang selama ini 'dikunci'. Hal yang demikian karena pabrikan merasa tenaga tersebut cukup untuk mayoritas pengguna untuk sekadar berkendara sehari-hari dan menekan tingkat emisi," kata pria berkacamata itu.

Nah, caranya cukup mudah dan Yuda sendiri mengklaim prosesnya hanya memakan waktu setengah jam saja. "Namanya re-flash. Saat ini kami prioritaskan di mesin kode GD dan KD dan kami sedang mengembangkan optimalisasi tuning untuk mesin berkode lain, karena kami develop sendiri bukan template," tegasnya.

Baca Juga: Asyik Nih, Sekarang Di Kawasan BSD Tangerang Selatan Bisa Dyno Test

Asyiknya, meski ECU telah di re-flash, namun EGR (Exhaust Gas Recirculation) masih tetap berfungsi. "Banyak yang mematikan sistem tersebut, namun kami tidak menyarankan karena emisi jauh lebih buruk dengan asap tebal yang ditimbulkan," ujar penggeber Nissan Laurel tersebut.

"Kami harus mengecek kondisi mobilnya dahulu untuk memastikan semua aman dari kerusakan, jika dibutuhkan, kami akan perbaiki dahulu baru proses re-flash bisa dilaksanakan," ujarnya.

Soal biaya, Yuda mematok Rp 4,5 - 7,5 juta untuk jasa re-flash Mesin Toyota Innova dan Fortuner diesel tersebut dengan peningkatan tenaga yang diklaim 70-80% untuk mesin KD dan 10-20% untuk mesin GD.

"Untuk yang sudah modifikasi dengan parts lain, proses re-flash pasti akan lebih memakan biaya lagi karena data berbeda dan butuh beberapa dyno run untuk membuktikan peningkatan tenaga," tutup pemilik bengkel di kawasan Lengkong Gudang Timur, BSD, Tangerang Selatan itu.