Harga Jual Yamaha E01 Bisa Lebih Kompetitif Kalau Dibuat Di Indonesia

Harga Jual Yamaha E01 Bisa Lebih Kompetitif kalau Dibuat di Indonesia Yamaha E01 masih dalam proses study di Indonesia (Foto: KO)

KabarOto.com - Yamaha E01 mengawali debut uji coba di Jepang pada Maret 2022. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) memboyong motor listrik ini ke Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2022. Di event itu, Yamaha E01 mendapat sambutan yang sangat baik dari para pengunjung.

Banyaknya konsumen yang bertanya seputar produk tersebut, membuat Yamaha akan menjalankan test market di beberapa negara termasuk Indonesia. Dyonisius Beti, Executive Vice President & COO PT YIMM menjelaskan, ada 20 unit Yamaha E01 yang akan diuji coba di Indonesia. Rencananya dimulai pada semester kedua tahun ini atau Juli 2022.

Baca Juga: Indonesia Jadi Tempat Pengujian Skuter Listrik Yamaha E01

Yamaha E01 letak baterai ada di bawah, sehingga bagasi lebih lega (Foto: KO)

Lalu, jika nanti sudah dijual, apakah akan diproduksi di dalam negeri? Karena pabrik PT YIMM memiliki kemampuan untuk memproduksi motor itu. "Kita belum tentukan akan produksi di mana, kalau lihat sumber daya di Indonesia, sumber daya baterai semua ke Indonesia," terang Dyonisius.

Jika memang kesempatan itu ada, menurut Dyon hanya tinggal kerja sama, apakah bisa Yamaha global diisi orang lokal. Yamaha E01 sendiri dibekali dengan baterai lithium-ion dengan kapasitas 4,9 kWh. Kemudian, motor ini mampu menghasilkan tenaga setara 8,1 kW atau sama dengan 6,5 dk pada putaran 5.500 rpm dan torsi 30,2 Nm pada 1.950 rpm.

Yamaha E01 ini sudah dilengkapi dengan tiga mode berkendara, yaitu Eco, Standar, dan Power. Di mana masing-masing mode berkendara ini menghasilkan output power yang berbeda.

Baca Juga: Andalkan Baterai Full, Yamaha E01 Diklaim Tempuh Jarak Hingga 130 Km

Dyon juga menambahkan, rencana lokalisasi Yamaha E01 bisa menekan harganya, mengingat harga jual motor listrik di Jepang cukup mahal. Namun, rencana produksi di dalam negeri harus sejalan dengan kualitas yang bisa memenuhi spesifikasi global.

"Hyundai dan Tesla bisa, kenapa tidak. Buat apa beli dari sana mahal-mahal terutama baterai," jelas Dyonisius di Yamaha, Pulogadung, Jakarta Timur, belum lama ini.