Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Indonesia Banyak Tersimpan Bahan Baku untuk Membuat Baterai Kendaraan Listrik

Kamis, 30 Juli 2020
Indonesia Banyak Tersimpan Bahan Baku untuk Membuat Baterai Kendaraan Listrik

Indonesia akan bangun pabrik untuk produksi baterai kendaraan listrik (Foto: Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Baterai merupakan komponen terpenting pada motor dan juga kendaraan listrik. Jika Indonesia ingin menjadi negara yang memproduksi kendaraan listrik, pabrik baterai harus berdiri di negeri sendiri.

Untuk mewujudkan hal itu sangat mendukung, karena Indonesia memiliki ketersediaan sumber daya alam (SDA) nyang sangat besar. SDA itu bisa dimanfaatkan dalam pengembangan baterai kendaraan listrik.

Baca Juga: Investasi Untuk Kendaraan Listrik Di Indonesia Mencapai Rp55 Triliun

“Bahan baku untuk produksi baterai jumlahnya mencukupi di Indonesia, seperti nikel dan kobalt,” terang Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kemenperin, Putu Juli Ardika, saat diskusi dengan media secara virtual, Rabu kemarin (29/07).

Baterai mobil listrik (foto: Istimewa)

Untuk sektor refinery bahan baku baterai kendaraan listrik, Kemenperin telah menerima berbagai komitmen investasi. Seperti di Morowali, Sulawesi Tengah, PT QMB New Energy Minerals telah berinvestasi sebesar USD700 juta. PT Halmahera Persada Lygend juga sudah berkomitmen berinvestasi sebesar Rp 14,8 triliun di Halmahera, Maluku Utara.

Sementara itu, PT International Chemical Industry akan memproduksi baterai cell lithium ion. Perusahaan ini berencana melakukan investasi sebesar Rp 207,5 miliar. Akan memproduksi sebanyak 25 juta buah baterai cell lithium ion yang setara dengan 256 MWh per tahun.

“Perusahaan ini sudah masuk tahap pra-produksi komersial pada akhir tahun 2020,” terang Putu. Dan menurutnya, akan masuk tahap produksi komersial pada tahun 2021.

Baca Juga: Kemenperin Catat Penjualan Kendaraan Bermotor Bulan Juni Naik 225 Persen

Putu menambahkan, saat ini Pemerintah sudah membentuk tim khusus untuk mendorong melibatkan industri dalam negeri supaya bisa mengembangkan baterai kendaraan listrik. Tim yang dimaksud dari BUMN di sektor tambang dan energi seperti Mind.id, PT Antam, PT PLN, dan PT Pertamina.

Mind.Id dan PT Antam menurut Putu akan fokus ke raw material dan refinery. “Kalau PLN dan PT Pertamina nanti fokus pada sektor hilirnya,” tutup Putu.

 

Simulasi Kredit

Minimal Rp 20.000.000 - Maksimal Rp 100.000.000.000
%
DP
Pokok Pinjaman
Total Bunga
Angsuran / Bulan
 

Tags:

#Kendaraan Listrik #Fasilitas Mobil LIstrik #Mobil Listrik Anak Negeri
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bimo Hariyadi

Lulusan Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta yang memiliki pengalaman di bidang jurnalistik. Karier dimulai sebagai jurnalis dengan fokus pada peliputan, riset, verifikasi data, serta penyusunan berita yang akurat, berimbang, dan sesuai kaidah jurnalistik. Saat ini aktif sebagai penulis otomotif, menghasilkan berbagai artikel, ulasan kendaraan, berita industri, serta konten informatif yang mengedepankan akurasi data dan kemudahan dipahami oleh pembaca. Pengalaman di dunia jurnalistik menjadi fondasi dalam menyajikan informasi yang kredibel dan relevan. Menguasai pengelolaan media sosial, mulai dari perencanaan konten, penulisan caption, hingga penyesuaian strategi komunikasi di berbagai platform digital. Kemampuan itu didukung oleh pemahaman terhadap tren media digital dan kebutuhan audiens, sehingga mampu menghasilkan konten yang informatif, menarik, dan memiliki nilai kuat.
Show More
Follow Me

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan