Ini Kabut Penghilang Bakteri Dan Bau

Ini Kabut Penghilang Bakteri dan Bau Foto: Rio KabarOto

KabarOto.com – Menggunakan alat fogging di kendaraan pasti sudah banyak yang kenal. Umumnya, alat ini digunakan untuk kendaraan yang odometernya lebih dari 50 ribu km, untuk menghilangkan bakteri. Namun, ternyata ada kegunaan lain loh.

“Alat kami telah teruji lolos standar kesehatan dan punya asuransi yang menjamin apabila pengguna mobil mengalami penyakit yang diakibatkan alat ini,” terang Edy, pemilik Vertue Concept di Jl. Danau Sunter Utara No.6, Jakarta Utara.

Namun bukan bakteri yang ingin dihilangkan. Kali ini, KabarOto akan mencoba menghilangkan bau tajam, yang umumnya tercium di mobil-mobil baru. Unit percobaannya pada Honda HR-V baru milik redaksi KabarOto, yang baru menempuh jarak 1.000 km.

Baca juga: Berbeda Dengan Ketok Magic, Begini Cara Kerja PDR Hilangkan Penyok

Posisikan angin hembusan AC yang paling kencang

Sejak pertama dibeli, tercium bau tajam pada kabin SUV mungil ini. Entah dari mana asalnya, namun ketika dipakai lama di jalan, dengan kondisi AC menyala dan jendela tertutup. Lama kelamaan bau ini mulai mengganggu, bahkan bikin pusing. Mesti buka jendela beberapa saat untuk mengurangi bau tersebut.

Nah menggunakan BactaKleen, alat fogging ini mesti diletakkan pada kabin depan. Lebih efektif apabila keluaran kabutnya diarahkan ke blower AC. “Ini bertujuan obat pembunuh bakteri dan virus bisa tersebar ke seluruh interior,” sambung pria ramah ini.

Baca juga: Rawan Kotor, Begini Tips Bersihkan Jok Fabric Pada Mobil

Biarkan kabut berisi obat tersebar ke seluruh kabin

Lalu, nyalakan mesin dan AC. Terus posisikan blower AC ke hembusan paling kencang. Setelah alat fogging mengeluarkan asap, baru pintu dan seluruh jendela ditutup. Nanti untuk mematikan alat fogging-nya dari remote yang diletakkan di luar.

Fogging hanya berlangsung selama 30 detik sampai 1 menit. Setelah itu, alat fogging dimatikan melalui remote. “Namun mesin dan AC tetap dinyalakan sampai 20 menit,” ujar Edy lagi.

Selesai proses, KabarOto masuk kabin. Benar saja, bau menyengat tadi berkurang jauh dan mulai tidak tercium. Namun, bau baru benar-benar hilang setelah mobil jalan sekitar 5 hari.

Selamat mencoba...