Jarang Populasinya, Modifikasi Proper Audi TT Asal Kota Kembang

Jarang Populasinya, Modifikasi Proper Audi TT asal Kota Kembang Foto: Kipli

KabarOto.com - Merebaknya virus permainan fitment di Indonesia, membuat penggiat modifikasi seakan punya ‘template’ untuk mengaplikasikan antara spek kaki-kaki ke mobil tertentu. Berdasarkan pengalaman rekan sesama hobi, interaksi berupa ‘bocoran’ fitment setup yang proper merupakan topik yang sayang untuk dilewatkan.

Namun, Audi TT Mk II berwarna hitam ini tidak demikian. Simpel saja, kenyataannya memang jarang sekali ditemukan unit ini yang di modifikasi dengan proper di Tanah Air.

“Memang belum banyak yang modif dengan aliran stance disini, tapi diluar negeri sudah banyak,” ujar Mr. S sang owner dari Audi TT generasi kedua tersebut.

Ia juga bilang kalau dirinya jatuh hati dengan kontur bodi mobilnya yang membulat dengan model lampu depan-belakang khas Audi yang juga digunakan di hampir seluruh unitnya termasuk SUV dan Saloon.

Cowok yang berdomisili di Kota Kembang, Bandung, Jawa Barat ini tak lantas membiarkan kontur unik mobilnya mubadzir tak tersentuh oleh personalisasi.

“Tema modifikasinya sendiri bisa dibiang mix dari estetika seperti main fitment sampai ke upgrade mesin,” tambahnya.

Mr. S enggan tanggung dalam urusan personalisasi, namun bukan berarti semua aftermarket parts bisa langsung diaplikasikan ke mobil berwarna hitam ini.

Tengok saja detail body-kit dan parts dengan material carbon fiber yang menyesaki ruang kabin. Semua dilakukan untuk mendongkrak penampilan mobil 2 pintu ini agar aura sporty makin terlihat meskipun tetap mengandung unsur elegan khas pabrikan asal Jerman itu.

Baca Juga: Audi A4 B8 2011 S Line - Modifikasi Anti Mainstream

“Kebetulan saya ikut perkumpulan Fitted Sunday, kita suka ngumpulnya di hari Minggu, mayoritas juga doyan main fitment di mobil masing-masing, maka tercetuslah Fitted Sunday,” jelas Mr. S.

Berbicara fitment, mobil yang didongkrak penampilannya dengan pelek Rotiform SNA ini sudah didukung suspensi udara dari Air Lift untuk urusan kaki-kaki. Sistem 4 channel dan tentunya fully adjustable, sang owner tinggal menyesuaikan preferensi dari ketinggian dan bantingan mobil lewat fitur remote control dan iPad yang ada pada konsol depan.

“Biar ikut sama perubahan estetika mobil, maka mesin gue ubah jadi Stage 2,” imbuhnya singkat.

Adapun Airbox dan full exhaust system dari Armytrix dengan fitur valvetronic yang memungkinkan owner untuk membuka tutup katup agar desibel suara dapat diatur.

“Lucunya ini mobil kebanyakan diam di bengkel, sempat ditegur istri juga haha, tapi yang bikin senang kadang di tempat umum banyak yang foto-foto di mobil ini, ya pasti (saya) bangga karyanya diapresiasi,” tutup Mr. S.

Spesifikasi

  • Interior: jok Recaro Sportster w/ carbon fiber, Osir carbon fiber panel, Carbon fiber paddle shift, carbon fiber steering wheel, carbon fiber shift knob.

  • Kaki-kaki: suspensi udara Air Lift 4 channel, pelek Rotiform SNA 19 inci (10,5 + 12), rem Alcon

  • Mesin: full exhaust system Armytrix, Airbox intake system

  • Eksterior: body-kit + widebody + splitter carbon fiber

Air suspension: Akasia Motor
Engine: Clovertech Garage
Body & paintwork: FA autoworks