Jejak Kondisi Kendaraan Terekam Lewat Bosch Module

Jejak Kondisi Kendaraan Terekam Lewat Bosch Module

KabarOto.com - Meningkatnya kebutuhan perawatan kendaraan, membuat pemilik mobil membutuhkan bengkel dengan layanan yang bisa diandalkan. Lamanya waktu menunggu di bengkel resmi, membuat pemilik kendaraan pun memilih ke bengkel konvensional.

Agar konsumen merasa puas dalam menerima pelayanan yang diberikan, Bosch Module, yang mencakup platform Workshop Management System (WSMS) berbasis cloud, hadir untuk merampingkan dan mengintegrasikan manajemen pengelolaan seluruh operasional bengkel.

WSMS dari Bosch Module ini menghadirkan jejak kondisi kendaraan, yang akan mempersingkat proses penanganan oleh teknisi bengkel serta memungkinkan perawatan yang berkelanjutan.

Baca Juga: Bosch Module, Agar Bengkel Konvensional Jadi Profesional

Dengan stok suku cadang yang selalu termonitor, pelanggan tidak akan kecewa karena harus bolak-balik bengkel menanti komponen tersedia. Khusus produk Bosch, pelanggan bisa lebih yakin mendapatkan inventori yang terjamin keasliannya.

Selain itu, pelanggan juga bisa mengetahui detail perawatan kendaraannya secara terbuka, dengan ringkasan tindakan dan biaya dikirimkan langsung via email dan WhatsApp. WSMS bahkan mampu mengingatkan tim bengkel untuk memberitahu pelanggan tentang jadwal perawatan kendaraan berikutnya.

Bosch Module juga menawarkan pelatihan terhadap para teknisi untuk dapat terus memperbarui keterampilannya, sehingga pelanggan bisa mendapatkan servis yang profesional dan kualitas perawatan yang lebih baik.

“Tak hanya menghadirkan servis kendaraan dengan profesional dan menyediakan suku cadang yang berkualitas, masalah efisiensi juga kian krusial," terang Dedy Ismanto, Channel Manager, Automotive Aftermarket Division, Bosch di Indonesia.

Perubahan sistem pelayanan dari konvensional menjadi digital bisa menjadi solusi. Mulai dari administrasi, pengecekan kendaraan, hingga detail pembayaran secara digital akan semakin mempercepat proses pengerjaan kendaraan pelanggan.

Pemilik bengkel pun diuntungkan, sehingga bisa menerima permintaan servis lebih banyak. Deddy menambahkan, proses administrasi dan pengerjaan kendaraan yang lebih efisien waktu tentunya mengondisikan para pelanggan untuk tidak perlu lagi berlama-lama saat mengunjungi bengkel.

Baca Juga: Bosch Module Ubah Bengkel Konvensional Jadi Digital

Meski baru diperkenalkan akhir tahun 2020 lalu, namun Bosch telah berhasil memperluas kemitraan dengan bengkel-bengkel konvensional untuk mengoptimalkan layanan perawatan kendaraan pelanggan.

Empat bengkel di Jabodetabek sudah mengimplementasikan Bosch Module, dan 20 lainnya yang berlokasi di berbagai kota di Indonesia sedang dalam proses peralihan.