Jelang Arus Mudik 2019, Tol Trans Sumatera Sepanjang 503 Km Siap Beroperasi

Jelang Arus Mudik 2019, Tol Trans Sumatera Sepanjang 503 Km Siap Beroperasi Gerbang Tol Simpang Pematang (Foto: Kementerian PUPR)

KabarOto.com - Jelang arus mudik yang diperkirakan akan membludak mulai 30 Mei mendatang, jalan Tol Trans Jawa sudah siap menemani perjalanan Sobat Kabaroto yang akan mengarungi jalanan dari DKI Jakarta hingga Jawa Timur. Ada pun di luar Jawa, Tol Trans Sumatera siap digunakan untuk Mudik Lebaran 2019.

Tol sepanjang 503 km ini terdiri dari Tol Operasional sepanjang 278 km, yaitu Tol Bakaheuni - Terbanggi Besar 140,9 Km, Palembang-Indralaya 21,93 Km, Medan - Binjai Seksi 2- 3 10,46 Km, Medan - Kualanamu - Tebing Tinggi 62,11 Km, dan Belawan - Medan - Tanjung Morawa 42,7 Km.

Rencananya, seperti dilansir dari pu.go.id Kementerian PUPR akan membuka tol Fungsional sepanjang 225 km. Nah, Tol Fungsional ini meliputi Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang 189 km, Kayuagung - Palembang - Betung 33 km, dan Medan – Binjai Seksi 1 2,8 km.

Tentunya tidak hanya Jalan Tol saja yang dipersiapkan, Pemerintah turut menyiapkan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) sebanyak 1 buah di ruas Bakauheni - Terbanggi Besar KM 20+700. Untuk melihat kesiapan Tol Trans Sumatera, Kementerian PUPR melakukan pemantauan ruas Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung sepanjang 185 Km.

Saat ini, progres untuk Terbanggi Besar - Pematang Panggang sepanjang 112 Km sudah mencapai 91%. Sedangkan Pematang Panggang - Kayu Agung sepanjang 77 Km sudah 95%. Pada (17/05) tarif Tol Bakauheni - Terbanggi Besar akan diberlakukan.

Baca Juga: Inilah Daftar Tarif Tol Trans Jawa, Termasuk Dari Merak Ke Probolinggo

Besaran tarifnya dihitung dari jarak terjauh yaitu Pelabuhan Bakauheni hingga Terbanggi Besar dengan tarif sebesar Rp 112.500 untuk kendaraan golongan I, Rp 168.500 untuk golongan II & golongan III, dan Rp 224.500 untuk golongan IV dan golongan V.

Perjalanan menggunakan jalan tol di prediksi akan lebih menghemat waktu hingga 50% dibandingkan tanpa jalan tol. Pasalnya, Paeng Harahap yang berprofesi sebagai supir truk merasa sangat terbantu dengan adanya jalan tol Bakauheni - Terbanggi.

"Saya biasa bawa barang dari Jakarta hingga daerah Palembang atau Jambi. Biasanya lewat jalan biasa itu sekitar 5 jam. Dengan menggunakan jalan tol menjadi 2,5 jam dari Pelabuhan Bakauheni hingga ke Terbanggi Besar. Keamanannya juga lebih terjamin, kalau lewat jalan biasa agak rawan banyak pungutan liar," ungkap Paeng.

Baca Juga: 3 Seksi Tol Pasuruan-Probolinggo Seksi Resmi Dibuka, Waktu Tempuh Makin Cepat

Menjelang arus mudik Lebaran 2019 hingga H-10 perayaan Hari Raya, Pemerintah akan terus melakukan pemantauan secara rutin di ruas jalan tol tersebut. Danang Parikesit selaku Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) megatakan, "Kita terus lihat perkembangannya, guna memastikan kesiapan jalan tol ini dapat di lalui secara fungsional."

Danang juga menghimbau pemudik untuk memperhatikan beberapa hal. Misalnya kecepatan kendaraan pada jalan tol fungsional. Serta menyiapkan bahan bakar dan kondisi mesin dalam keadaan baik.