Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Jokowi: Indonesia akan Menjadi Produsen Utama Baterai Kendaraan Listrik

Kamis, 16 September 2021
Jokowi: Indonesia akan Menjadi Produsen Utama Baterai Kendaraan Listrik

baterai Mobil listrik (Foto: istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Pemerintah Indonesia fokus menghadirkan kendaraan listrik yang bisa digunakan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Tentunya dengan harga yang terjangkau. Mahalnya sebuah kendaraan listrik, karena baterai yang digunakan sebagai tenaga harganya cukup tinggi.

Mengatasi permasalah tersebut, Pemerintah telah menggandeng produsen baterai di seluruh dunia untuk membuka pabrik di Indonesia. Karena nikel sebagai bahan baku pembuatan baterai sangat melimpah di Indonesia.

Baca Juga: Hyundai Motor Group Dan LG Mulai Pembangunan Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Karawang

Presiden Joko Widodo, saat meresmikan groundbreaking pabrik baterai Hyundai-LG memaparkan, setidaknya dalam empat tahun ke depan, Indonesia bakal menjadi produsen utama baterai kendaraan listrik. Pabrik baterai Hyundai-LG di Indonesia ini, diklaim pertama di Asia Tenggara.

Baterai kendaraan listrik (Foto: Istimewa)

Dikutip dari kanal Youtube, Sekretariat Presiden, Rabu (15/09/2021), Jokowi yakin, dalam tiga sampai empat tahun, dengan manajemen pengelolaan yang baik, Indonesia akan menjadi produsen utama produk-produk barang jadi dari bahan nikel, seperti baterai lithium, baterai listrik, dan baterai kendaraan listrik.

Peresmian pabrik ini menurut dia, sebagai bukti pemerintah serius terhadap hilirisasi industri. "Strategi negara saat ini, keluar secepatnya dari jebakan negara pengekspor bahan mentah," terangnya.

Selain itu, juga akan melepaskan ketergantungan produk impor, salah satunya dengan mempercepat revitalisasi industri pengolahan, agar dapat memberi nilai tambah perekonomian.

Baca Juga: Toyota Investasi Rp192 Triliun Kembangkan Baterai Mobil Listrik

Jokowi kembali mengatakan, hilirisasi pembangunan pabrik baterai, bisa meningkatkan nilai tambah bijih nikel. Nantinya, usai diolah menjadi sel baterai, nilainya akan bertambah 6 sampai 7 kali lipat. Dan, jika menjadi mobil listrik, akan lebih meningkat hingga 11 kali lipat.

Tags:

#Presiden Joko Widodo #Pabrik Baterai #Baterai
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bimo Hariyadi

Lulusan Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta yang memiliki pengalaman di bidang jurnalistik. Karier dimulai sebagai jurnalis dengan fokus pada peliputan, riset, verifikasi data, serta penyusunan berita yang akurat, berimbang, dan sesuai kaidah jurnalistik. Saat ini aktif sebagai penulis otomotif, menghasilkan berbagai artikel, ulasan kendaraan, berita industri, serta konten informatif yang mengedepankan akurasi data dan kemudahan dipahami oleh pembaca. Pengalaman di dunia jurnalistik menjadi fondasi dalam menyajikan informasi yang kredibel dan relevan. Menguasai pengelolaan media sosial, mulai dari perencanaan konten, penulisan caption, hingga penyesuaian strategi komunikasi di berbagai platform digital. Kemampuan itu didukung oleh pemahaman terhadap tren media digital dan kebutuhan audiens, sehingga mampu menghasilkan konten yang informatif, menarik, dan memiliki nilai kuat.
Show More
Follow Me

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan