Kendaraan Berumur 10++ Tahun Dilarang Melintas Di Jakarta, Komunitas: Polusi Bukan Dari Mobil Tua

Kendaraan Berumur 10++ Tahun Dilarang Melintas di Jakarta, Komunitas: Polusi Bukan dari Mobil Tua Foto: Wandha/KO

KabarOto.com - Beberapa waktu lalu kualitas udara DKI Jakarta sangat buruk. Hal ini menjadi perbincangan publik karena waswas dengan kesehatan mereka. Ternyata Pemerintah DKI mendengar 'jeritan' ini dan membuat berbagai kebijakan baru. Terbaru yaitu perluasan wilayah ganjil dan genap yang sempat mengundang pro kontra.

Tidak hanya itu, ada pun pembatasan kendaraan bermotor yang berumur lebih dari 10 tahun. Sebenarnya wacana ini sudah dicanangkan sejak lama, namun kali ini Pemerintah mengambil langkah. Mendengar hal ini tentunya mengusik pecinta otomotif khususnya mobil dan motor klasik.

Baca Juga: Begini Cara Merawat Mobil Klasik Nan Antik

Kendaraan Klasik

Tim KabarOto telah menghubungi sebagian dari pecinta kendaraan klasik, dimana seluruhnya tidak setuju dengan kebijakan ini. Mereka merasa bahwa polusi serta kemacetan yang terjadi di Ibu Kota bukan karena mobil tua.

"Pabrik, gedung, dan lain-lain sumbang polusi besar. Sebelum larang mobil tua, mending truk sama bus diukur dulu emisinya," ujar Indra Goin sebagai salah satu founder Euro Retro Enthusiast.

Mobil Klasik

Begitupun dengan Pakde Bei Budiono sebagai pecinta dan penikmat mobil klasik yang merasa hobinya yang terkait mobil klasik menjadi dibatasi.

"Masa nggak boleh naik mobil tua, wong punya hobi. (Kalau polusi) tinggal dihitung harusnya ada berapa pohon di Jakarta, tiap berapa kilo harusnya nanam. Ada berapa bangunan (di Jakarta)," jelasnya.

Kebijakan tersebut juga dianggap bukan sebagai solusi kemacetan serta polusi, karena penggunaan kendaraan klasik di jalan raya untuk sehari-hari masih bisa dihitung jari. Indra juga membandingkan dengan Amerika yang merupakan Negara maju tetapi tidak membatasi umur kendaraan.

Baca Juga: Gokil Mini Cooper Klasik Tapi Gahar

Mobil Tua

"Pasti ada solusi yang lebih jitu daripada membatasi umur kendaraan. Akan hilang harta karun mobil-mobil rare yang ada di Indonesia, terutama jakarta," tambahnya.

Indra merasa jika benar dilarang melestarikan mobil rare di Indonesia, padahal saat ini nama Indonesia di dunia di bidang otomotif khususnya restorasi dan modifikasi sedang bagus-bagusnya.

Senada dengan Indra, Isa sebagai pemilik bengkel spesialis mobil lawas KZero juga kurang setuju kalau tiba-tiba kendaraan klasik atau retro dilarang melintas di Jakarta.

Baca Juga: Mobil Klasik Lamborghini Miura S Satu-satunya Di Asia Tenggara, Milik Orang Indonesia Loh!

"Sebenernya kalau perlakuan untuk mobil-mobil tua itu (bisa) seperti di luar negeri tetep boleh jalan dengan catatan pajaknya dinaikan, atau ada periode-periode tertentu untuk bisa jalan bareng pehobi yang sama," ungkapnya.

Nah, bagaimana menurut Sobat KabarOto?