KTM Akan Kembangkan ‘Mesin Super’, Tim-Tim Rival Di MotoGP Waspada

KTM Akan Kembangkan ‘Mesin Super’, Tim-Tim Rival di MotoGP Waspada Sumber Foto : KTM Racing

KabarOto.com – KTM dan Aprilia akhirnya mendapat izin untuk melakukan pengembangan mesin pada musim 2021 mendatang. Awalnya, baik KTM dan Aprilia menjadi pabrikan yang mendapat pengecualian dari regulasi pembekuan pengembangan mesin dibanding empat pabrikan lain yang berstatus non-konsesi, yaitu Honda, Yamaha, Suzuki dan Ducati.

Namun, sebagai bagian langkah-langkah penghematan biaya setelah pandemi virus corona, semua produsen sepakat untuk menghentikan pengembangan mesin termasuk KTM dan Aprilia.

Baca Juga : KTM 390 Adventure Sudah Tersedia Di Indonesia, Harga Rp119 Juta

Pada pekan lalu, KTM akan diizinkan untuk mengembangkan mesinnya untuk tahun depan karena sudah kehilangan status sebagai tim konsensi menyusul kemenangan kedua pembalap mereka yaitu Brad Binder (Red Bull KTM) dan Miguel Oliveira (KTM Tech 3) pada ajang MotoGP Ceko dan MotoGP Styria 2020.

Tetapi langkah yang diambil ini membuat kecewa pada beberapa rival pabrikan lainnya, seperti yang dijelaskan sumber terpercaya yang hadir di pertemuan asosiasi pabrikan Menjelang GP Styria, KTM diberikan dispensasi untuk mengembangkan mesinnya.

“Kami yakin KTM sedang mempersiapkan mesin super untuk 2021, tidak seperti yang lain, mereka dapat membuka dan menyentuh mesin tanpa batasan apapun. Bahkan, mereka bisa membuatnya menjadi baru sepenuhnya jika mereka mau,” melalui wawancara Motorsport.

Sebelumnya, tim pabrikan yang belum pernah meraih kemenangan atau podium selama dua tahun. Tim konsesi diberikan beberapa keuntungan untuk membuatnya cepat bersaing dan kompetitif dengan para kompetitornya yang sudah lama bergabung di MotoGP. Dan, KTM sudah kehilangan status tersebut karena kemenangan Brad Binder dan Miguel Oliveira.

Baca Juga : Bos KTM Ungkap Rahasia Dibalik Kemenangan MotoGP Brno

Dikabarkan, proposal MSMA yang asli memungkinkan KTM terus berjalan dengan dua mesin tambahan. Alhasil, KTM memiliki sembilan mesin bagi setiap pembalap mereka untuk musim depan, sedangkan rivalnya hanya memiliki tujuh mesin.

“Setiap pabrikan yang memiliki konsesi pada musim 2020 dan yang memulai 2021 tanpa mereka, akan tunduk pada peraturan homologasi mesinnya dari peristiwa pertama tahun 2021. Di mana spesifikasi tersebut harus dipresentasikan kepada Direktur Teknis,” ungkap pihak MotoGP.