Kuliner Warisan Nusantara, Konser 1000 Band dan Pameran Multi Produk Menjelang Akhir Tahun

Abdi Kurniawan
Abdi Kurniawan 28 Sep 2016 - 05:00
Kuliner Warisan Nusantara, Konser 1000 Band dan Pameran Multi Produk Menjelang Akhir Tahun
Ini adalah pertama kalinya kami menyelenggarakan pesta rakyat yang juga dimaksudkan untuk mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia (Foto: KabarOto/Yudi Atmaja)

Pekan Raya Indonesia (PRI) siap di gelar, pesta rakyat berbasis entertaimen yang memadukan beragam kekayaan bangsa, mulai dari warisan kuliner nusantara, pentas cerita legenda rakyat, panggung musik, hingga pameran multiproduk berskala nasional. Semua di kemas menjadi pameran akbar indoor terbesar yang di selenggarakan pada tanggal 20 Oktober hingga 6 Novenber 2016 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan. Inilah kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Pekan Raya Indonesia (PRI).

"Ini adalah pertama kalinya kami menyelenggarakan pesta rakyat yang juga dimaksudkan untuk mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia untuk menunjukan kerja nyata dalam berbagai bidang untuk memangun Indonesia, baik di bidang kuliner, musik, wirausaha, hiburan kelurga yang mendidik dan sebagainya. Penyelenggaraan PRI ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan mengerakan ekonomi kreatif, sekaligus memperkuat kebanggan dan cinta dengan kekayaan Indonesia,"‎ ujar Irawan Oetama, Ketua Umum Pekan Raya Indonesia.

PRI juga menyajikan konsep konser musik yang menghadirkan penampilam 1.000 band yang akan tampil di 5 panggung yang disiapkan selama 18 hari penyelenggaraan PRI. Kemeriahan konser musik bertajuk konser 1000 band Bangkitnya Musik Indonesia ini akan menampilkan para musisi besar tanah air, seperti Slank, Dewa, Raisa, Isyana Sarasvati, Tulus, Yura, Geisha, Tony Q, Tipe X, Ayu Ting Ting, dan banyak lagi lainnya.

"Konser musik 1000 band ini kami persembahkan khusus bagi seluruh elemen seniman musik indonesia, baik yang sudah memiliki nama besar di dunia musik tanah air, maupun yang sedang berkembang, untuk menampilkan beberapa karya terbaiknya di panggung PRI. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam mendukung musik indonesia yang berkualitas dengan menyediakan tempat untuk menuangkan kreatifitasnya dan turut menyokong kelangsungan industri musik indonesia dengan beragam corak dan warna kreatifitas," ujar Irawan Oetama.

Selain panggung musik masif ini, masyarakat juga dapat menikmati ragam kuliner, mulai dari yang telah melegenda di masyarakat, mupun kuliner dengan kresi trbaru. Bekerjasama dengan JIISCOMM, PRI menghadirkan ragam warisan kuliner indonesia,seperti toko Oen semarang (1936), Soto Ahri Garut (1943), Kupat Tahu Gempol (1965), Es Kopi Tak Kie (1927), Nasi Campur Bukit Tinggi Keramat Soka (1970), Manggut Ikan Mayung Bu Fat (1969), dan banyak lain kuliner menjadi jaminan bahwa PRI ini menjadi surga bagi para penikmat kuliner tanah air.

Hadirnya beragam kuliner legenda di Pekan Raya Indonesia ini menjadi salah satu momentuk untuk mempernalkan masakan warisan nusantara kemasyarakat yang lebih luas, lintas generasi dan lintas usia. kami senag dapat membagi kecintaan kuliner bersama kepada para pengunjung sekaligus mendekatkan masyarakat akan kekayaan kuliner indonesia yang mungkin jarang di temukan di tempat lain.

Baca Juga: