Langkah Mudah Merawat Mobil Peugeot Di Rumah Dengan Fitur Digital

Langkah Mudah Merawat Mobil Peugeot di Rumah dengan Fitur Digital Peugeot 3008 (KO/Edo)

KabarOto.com - Sejumlah wilayah di Indonesia, saat ini tengah menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal tersebut, berdampak ke sekolah dan beberapa tempat kerja, yang ditutup sementara dalam jangka waktu cukup lama.

Nah, bagi sobat KabarOto yang menggunakan mobil Peugeot untuk ke kantor maupun kegiatan sehari-hari lainnya, sudah pasti kendaran kesayangan lebih banyak terparkir di garasi karena jarang dipakai.

Baca Juga: Mobil Jarang Dipakai Akibat WFH, Jangan Copot Kabel Aki!

"Untuk pemilik kendaraan, terutama mobil Peugeot yang tidak digunakan untuk jangka waktu tertentu selama masa PSBB, tidak usah takut mobilnya bermasalah lantaran terlalu lama parkir atau diam," ujar Rafi'i Sinurat, Kepala Bengkel Astra Peugeot cabang Cilandak, Jakarta Selatan.

Sebab, Rafi'i mengatakan pemilik kendaraan dapat melalukan perawatan mandiri selama di rumah, dan caranya sangat mudah untuk dilakukan. "Untuk langkah awal, agar mobil yang berhenti lama tetap harus sering dipanaskan (engine on)," tuturnya.

Dibekali fitur canggih

Lakukan pemanasan mesin, setiap 1-2 hari sekali, tujuannya agar performa aki mobil tetap stabil. Seperti diketahui, mobil-mobil modern banyak menggunakan komponen elektrikal dan fitur-fitur digital, yang akan sangat bergantung pada arus listrik aki sebagai sumber utamanya.

"Dengan memanaskan mesin, pemilik kendaraan dapat memantau kondisi kendaraan baik fungsi engine dan fitur-fitur andalannya. Semua bisa dipantau cukup mudah dengan melihat kondisi indikator di panel spidometer," kata Rafi’i.

Adapun indikator yang bisa dipantau diantaranya temperatur mesin, tekanan oli, kualitas Aki, sistem ABS dan lainnya. Di mobil Peugeot, saat temperatur kerja mesin mencapai 80-90 derajat, maka cooling fan akan aktif atau berputar.

Panaskan mesin setiap 1-2 hari sekali

"Kemudian kipas pendingin radiator tersebut juga akan off secara otomatis jika suhu mesin sudah mencapai kondisi ideal kembali. Saat itulah proses pemanasan mesin sudah bisa diselesaikan," jelas Rafi'i.

Ia mewanti, saat memanaskan mesin kendaraan sebaiknya posisi knalpot atau bagian belakang mobil mengarah ke luar pagar atau garasi rumah, dengan kondisi pagar atau garasi yang terbuka langsung menuju udara bebas.

Baca Juga: Mercedes-Benz 450 SEL 6.9

Langkah ini dilakukan, untuk menghindari asap knalpot terkumpul di udara sekitar rumah, tanpa terjadi sirkulasi udara yang baik. Selanjutnya, mengecek batas servis berkala melalui buku servis.

"Untuk servis berkala idealnya adalah per 10.000 km atau 1 tahun. Jika melewati batasan servis, khusus di mobil Peugeot akan terdengar bunyi dan muncul lampu indikator tanda Kunci terlihat menyala," pungkas Rafi'i.