Mitsubishi Xpander Dan Xpander Cross Paling Laris Sepanjang 2020

Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross Paling Laris Sepanjang 2020 Mitsubishi Xpander

KabarOto.com - Pandemik Covid-19 yang terjadi pada tahun 2020 membuat penjualan otomotif di Indonesia menurun sampai 44,5%, akibat daya beli masyarakat menurun karena Pembatasan Sosial berskala Besar (PSBB). Namun PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), mencatatkan hasil yang positif untuk penjualan kendaraan penumpang dan niaga.

Dari dua segmen tersebut, Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross berkontribusi signifikan terhadap angka penjualan total MMKSI. Secara umum, kedua model tersebut juga menjaga volume dan kontribusi di segmen small-MPV.

Baca Juga: Ini Biaya Upgrade Tampilan Mitsubishi Pajero Sport

Mitsubishi Indonesia mencatat angka penjualan sebanyak 54.768 unit Januari - Desember 2020 dengan rincian model kendaraan penumpang 34.504 unit untuk Xpander, Xpander Cross, Pajero Sport, Eclipse Cross, Outlander PHEV.

Mitsubishi Xpander Cross

Sementara itu, penjualan kendaraan niaga ringan Mitsubishi di Indonesia 20.264 unit untuk Triton, L300 dan T-120SS. Angka tersebut terkoreksi 47% dibanding tahun 2019. Secara total, angka penjualan kendaraan Mitsubishi Motors di Indonesia terkoreksi 55,4%.

Director of Sales & Marketing PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Irwan Kuncoro mengatakan, beberapa line up seperti Mitsubishi Xpander dan Cross cukup positif. "Permintaan pasar untuk Xpander dan Xpander Cross 106 ribu unit di segmen small SUV," terangnya, Selasa (06/04/2021).

Dia menyatakan, permintaan pasar untuk dua produk andalan ini sangat baik. "Sejak diluncurkan, sudah lebih dari 167 ribu unit terjual sampai saat ini," tambahnya.

Baca Juga: Test Drive Mitsubishi Xpander Cross AT, Tampilan Sporty Dengan Ketangguhan SUV

Sementara itu, Naoya Nakamura, President Director PT MMKSI mengatakan, capaian yang diraih mereka diharapkan bisa memberikan kontribusi positif bagi industri otomotif. "Capaian ini bisa memberikan kontribusi untuk pertumbuhan ekonomi dan kepentingan masyarakat," kata Nakamura.