Sedih.. Perjalanan Tata Nano Sebagai Mobil Termurah Berakhir

Sedih.. Perjalanan Tata Nano Sebagai Mobil Termurah Berakhir Proses Produksi Tata Nano (Isitimewa)

KabarOto.com - Sejak pertama kali diluncurkan pada 2008, Tata Nano menghebohkan dunia otomotif, karena memiliki harga yang sangat murah untuk ukuran mobil baru. Nano menjadi salah satu solusi bagi mereka yang ingin membeli mobil pertama dengan harga murah.

Pada masa peluncurannya, mobil ini dijual seharga Rp 21,6 juta. Tahun ini, mobil yang mengusung mesin 624 cc, dua silinder, dan memiliki tenaga 38 dk pada 5.500 rpm dan torsi 51 Nm pada 4000 rpm tersebut memiliki harga yang telah mencapai angka sekitar Rp 48,9 juta.

Namun Tata Nano harus menelan pil pahit, karena Tata Motors berencana untuk menghentikan produksi Nano. Melansir drivespark, hal ini dilakukan karena penjualan Nano yang semakin terpuruk.

Selama bulan Juni, Tata Nano hanya diproduksi sebanyak satu unit. Sedangkan pada periode bulan yang sama pada 2017, Tata Nano bisa memproduksi sebanyak 275 unit. Catatan ekspornya, nol dibanding Juni tahun lalu yang masih mengirim 25 unit.

"Kondisi saat ini membuat Nano tidak dapat dilanjutkan hingga 2019," tulis Tata Motors dalam keterangan resminya. Saat ini, produsen mobil asal India tersebut, hanya akan memproduksi Nano saat ada pesanan.

Konsumen masih bisa membeli Nano dengan memesan melalui dealer terdekat, sehingga sistemnya pun mirip dengan mobil premium.

"Nano telah menjadi mobil ikonik yang mencerminkan semangat inovatif perusahaan dan para pemimpinnya. Keputusan tentang Siklus produksi produk, adalah pandangan holistik yang diambil setelah mempertimbangkan perkembangan pasar, peraturan dan lanskap kompetisi yang muncul," ujar juru bicara Tata.

Baca juga: Apa Sih Fungsi 'Rambut' Halus Pada Permukaan Ban? Ini Jawabannya

Sebelumnya dilaporkan, Tata Motors sempat mengerjakan proyek baru mengubah nasib Nano. Tata Motors tidak mau menyerah, karena mereka menganggap Nano lebih dari mobil India. Sayangnya, Tata Nano tidak memiliki reputasi yang baik di mata masyarakat. Hal ini karena image Tata Nano yang diragukan tingkat keselamatannya.

Nasib mobil rakyat yang digaungkan Tata ini menjadi pelajaran berharga bagi produsen dari India tersebut.