Review Mobil Bekas : Suzuki Swift GX 2014

Review Mobil Bekas : Suzuki Swift GX 2014 Suzuki Swift (AGZ) GX 2014 (Foto: Rizky)

KabarOto.com – Mobil kelas Hatchback menjadi salah satu idaman untuk pasar Indonesia karena tidak terlalu besar dan bisa melewati jalan gang kecil.

Di kelas ini, ada beberapa pilihan seperti Honda Jazz dan Toyota Yaris yang selalu berkompetisi. Namun, ada satu lagi yang bisa menjadi pilihan yaitu Suzuki Swift. Sedikit sejarah, Suzuki Swift generasi pertama hadir pada 2005 dengan skema Compeletly build-up (CBU) dari Jepang.

Mobil ini untuk menggantikan posisi Suzuki Aerio yang sudah tidak diproduksi. Swift mendapatkan respon yang cukup baik di Tanah Air, alhasil pihak Suzuki Indonesia merakitnya secara lokal di Bekasi, Jawa Barat. Pada tahun 2012, generasi kedua Swift resmi meluncur di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS).

Baca juga: Review Mobil Bekas: Suzuki Ertiga GL 1.4 MT 2013

Mobil berkode bodi AZG ini hadir dalam dalam dua varian yaitu GL dan GX yang diimpor dari Thailand. Pada Juni 2013, pihak Suzuki menambahkan varian yaitu Suzuki Sport yang memiliki kapasitas mesin 1.600 cc dengan transmisi manual dan CVT.

Adapun, penambahan varian yaitu GS untuk menggantikan varian Sporty. Sayangnya, pada 2015, hatchback ini dihentikan penjualannya dan digantikan oleh Baleno Hatchback pada 2017 lalu.

Eksterior

Secara tampilan, Swift generasi kedua ini memiliki aura stylish dan dinamis. Kesan tersebut didapatkan dari dimensi kompak dan garis lekuk bodi yang sarat aerodinamika. Lampu depan yang besar dengan bentuk meruncing menjadi daya tariknya. Begitu pula dengan bagian bumper yang terlihat seperti wajah tersenyum dengan gril yang tidak terlalu besar. Rumah lampu kabutnya juga terlihat cukup sporty.

Bagian samping, penggunaan pelek multipalang 16 inci dengan finishing single-tone. Pelek ini dibalut ban ukuran 185/55.

Untuk pengereman mobil sudah cakram di semua roda yang sudah didukung ABS dan EBD.

Pada bagian belakang, desain lampu belakang yang besar nan meruncing juga menjadi daya tarik mobil ini. Pintu bagasi belakang juga sedikit unik karena bentuknya yang menggembung. Adapun, bagian bumper yang memiliki lekukan garis yang mengikuti bagian depan.

Baca juga: Suzuki Kasih Kemudahan Untuk Memiliki Ertiga Hybrid

Interior

Masuk ke interior, Sobat tidak asing dengan desain dasbor yang sama di Ertiga. Namun, untuk Swift memiliki warna interior hitam yang menegaskan kesar sporty. Duduk di kursi pengemudi tergolong cukup nyaman dan memiliki visibilitas yang cukup baik dan minim blind spot.

Pada lingkar kemudi model tiga palang ini memiliki tombol pengaturan audio saja. Setir ini juga cukup nyaman dan diberi aksen jahitan kulit berwarna merah.

Untuk varian GX ini, sayangnya untuk head unit belum double-din monitor. Meskipun sudah memiliki fitur USB dan bisa memuat enam CD. Head unit ini tersambung ke empat speaker dengan tweeter di bagian panel pintu. Pengoperasian AC mengadopsi model digital dengan kemampuan otomatis namun masih single zone.

Untuk kursi baris kedua, Swift memiliki ruang kaki dan kepala yang cukup lega sehingga nyaman untuk jalan di dalam dan luar kota.

Pada bagian bagasi, kapasitasnya tidak terlalu luas yaitu 204 liter, jika kurang luas Sobat bisa melipat kursi ini dengan konfigurasi 60:40.

Mesin dan Transmisi

Bicara soal dapur pacu, Suzuki Swift dibekali unit K14B 1.400 cc 4 silinder segaris DOHC VVT yang memiliki keluaran tenaga 93 dk di 6.000 rpm dengan torsi 130 Nm di 4.000 rpm. Tenaga tersebut disalurkan ke roda depan melalui transmisi manual 5 percepatan atau Otomatis 4 percepatan.

Untuk konsumsi bahan bakar tergolong cukup irit yaitu 1:12 kpl untuk pemakaian dalam kota, sedangkan luar kota rata-rata bisa mencapai 1:19 kpl.

“Mobil ini cukup nyaman dan irit ya untuk dalam kota dan luar kota. Waktu itu di bawa ke Madiun bisa mencapai 19-20 kpl. Tapi, kapasitas bagasinya cukup sempit jadi saya akalin kursi belakang kanan di lipat untuk memuat tas dan oleh-oleh yang cukup banyak,” ungkap Pudjo selaku pemilik mobil.

Dengan jarak tempuh mencapai 40.000 km lebih dan sudah mengalami bunyi di bagian kaki-kaki. Biasanya, penyakitnya pada bagian rack steer karena sering melintasi jalan tidak rata atau rusak.

Baca juga: Calon Mobil Listrik Suzuki Diluncurkan Tahun 2025

“Iya, Swift ada bunyi gladak-gluduk yang menggangu. Biasanya, yang paling sering kena itu di bagian rack steer-nya. Untuk pelanggan memiliki dua pilihan yaitu mengganti dengan part original yang bisa mencapai Rp 5 hingga 6 jutaan. Tetapi, jika kemahalan ada part yang tidak original itu harganya Rp 500-600 ribuan,” ungkap Wahri selaku pemilik Ari Motor.

Jika sudah diganti dan masih ada bunyi-bunyi yang menggangu biasanya berasal dari karet bushing arm dan link stabil. Untuk kisaran harga sebuah link stabil asli Suzuki memiliki kocek sekitar Rp 300.000. Kemudian untuk bushing arm depan harga satuannya mencapai Rp 250.000 untuk asli Suzuki, sementara untuk spare part tidak asli memiliki harga Rp 400.000 sepasang.

Servis dan suku cadang

Untuk biaya servis berkala di bengkel resmi Suzuki setiap kelipatan 10.000 km dikenakan biaya sekitar Rp 281.700 harga tersebut sudah mendapatkan jasa servis gratis. Namun, untuk kelipatan 40.000-120.000 km Sobat perlu merogoh kocek hingga Rp 1.557.700.

Jarga pasaran Suzuki Swift lansiran 2014 ini terpantau mulai dari Rp 125 hingga Rp 139 jutaan. Mobil ini memiliki pajak tahunan sekitar Rp 2.311.300.

Berikut harga fast moving part original untuk Suzuki Swift (AZG)

  1. Busi NGK Iridium 4 buah – Rp 144.000

  2. Engine coolant – Rp 120.000

  3. Filter Oli – Rp 35.000

  4. Filter Udara – Rp 67.000

  5. Filter Kabin – Rp 70.000

  6. Kampas rem depan – Rp 320.000

  7. Kampas rem belakang – Rp 250.000

  8. Minyak rem – Rp 60.000

  9. Oli mesin 3,1 liter – Rp 238.700

  10. Oli trasnmisi – Rp 195.000