Sempat Mendominasi, Penjualan Mobil Pikap DFSK Menurun

Sempat Mendominasi, Penjualan Mobil Pikap DFSK Menurun DFSK Super Cab

KabarOto.com - Kendaraan komersial jenis pikap menjadi tulang punggung penjualan perusahaan otomotif. Pikap menjadi kebutuhan para usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang membutuhkan kendaraan multi fungsi penunjang bisnisnya.

Salah satu yang merasakan meningkatnya penjualan di segmen pikap adalah DFSK. Produsen mobil asal Tiongkok ini memiliki Super Cab, catatan wholesale DFSK tahun 2019, Super Cab terjual sebanyak 2.042 unit. Atau sekitar 52,9% dari total seluruh penjualan DFSK. Hal ini menandakan bahwa konsumen di Tanah Air mulai mempercayakan kendaraan komersialnya, terkhususnya kebutuhan pikap ringan, kepada DFSK Super Cab.

Baca Juga: Memasuki Tahun Ketiga, DFSK Supercab Sudah Terjual 2.042 Unit Di Indonesia

Namun, saat Pandemik Covid-19 yang imulai pada Maret sampai Mei 2020, trend Pikap menurun. "Ada penurunan sampai bulan Mei, namun kami tetap berusaha mengakomodir kendaraan komersial dalam bentuk lain," terang PR and Digital Manager PT Sokonindo Automobile, Arviane Dahniarny.

Akomodir kendaraan komersial salah satunya dengan bentuk ambulance atau mobil toko. "Ambulance dan mobil toko saat ini lebih relevan dengan kondisi sekarang," terangnya dalam video conference dengan jurnalis, Senin (22/6).

Sementara itu, Gelora salah satu mobil yang meluncur pada Maret 2020 lalu di GIICOMVEC penjualannya juga masih tertunda saat ini. "Kami maksimalkan yang sudah ada saja dulu," tambah wanita yang biasa di sapa Anne ini.

Baca Juga: Terjangkau, Sebegini Biaya Perawatan DFSK Super Cab

DFSK kini masih fokus pada Glory iAuto yang sudah didistribusikan ke beberapa diler untuk test drive. "Kami fokus di iAuto dulu, sudah bisa booking fee, diler sudah kami kirim untuk test drive konsumen," terangnya.

Mobil ini rencananya akan diperkenalkan pada awal semester dua. "Kami berharap situasi kembali kondusif, dan bisa diluncurkan pada awal semester 2 mendatang," jelasnya.