Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Sunra Indonesia Bangun Pabrik Motor Listrik di Jawa Tengah

Selasa, 07 Mei 2024
Sunra Indonesia Bangun Pabrik Motor Listrik di Jawa Tengah

Motor listrik Sunra (Foto: Sunraev.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - PT Sunra Asia Pasific Hi-Tech (Sunra Indonesia) mulai membangun pabrik motor listrik di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah, Jum'at (03/05/2024), dengan total nilai investasi 120 juta US Dolar.

Sunra Indonesia sudah berinvestasi di Indonesia sejak tahun 2023 lalu dengan skala investasi terbesar di industri kendaraan listrik roda dua. Zhang Chongshun, Chairman Sunra Group mengatakan, pembangunan pabrik Sunra di Indonesia penting untuk menjamin kualitas produk dan memberikan layanan purna jual dengan lebih baik.

Baca Juga: Ingin Test Ride Motor Listrik di PEVS 2024? Yuk Intip Dulu Syarat dan Jajaran Unitnya

Zhang menambahkan, pembangunan pabrik Sunra ini juga merupakan bentuk komitmen dan dukungan Sunra Indonesia terhadap gagasan pemerintah Indonesia, untuk mewujudkan strategi ramah lingkungan dan rendah karbon.

Ground breaking pembangunan pabrik motor listrik Sunra (Foto: Sunra)

“Kami berharap dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap program pemerintah dan mempercepat terbentuknya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia," tambahnya

Pabrik Sunra Indonesia, dibangun di atas lahan seluas 12,7 hektar rencananya akan selesai dalam dua tahap, masa konstruksi selama 18 bulan, pabrik rencananya siap beroperasi pada tahun 2025.

Pabrik ini dirancang untuk memenuhi kapasitas produksi tahunan dasar mencapai 1 juta kendaraan listrik roda dua, setelah beroperasi penuh nantinya.

Empat proses utama produksi sepeda motor listrik akan dilakukan di pabrik ini, mulai dari pembuatan rangka, pengelasan, pengecatan dan perakitan akhir. Serta akan dilengkapi dengan bengkel motor dan bengkel Pack baterai.

Pembangunan konstruksi pabrik pada tahap pertama mencapai 100.000 meter persegi. Setelah seluruh pembangunan pabrik selesai, Sunra Indonesia akan secara aktif mengintegrasikan sumber daya rantai pasokan, menciptakan ekologi rantai pasokan, dan memungkinkan lebih banyak produsen pendukung untuk melakukan lokalisasi di Indonesia.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian Indonesia, Dr. Ir. Taufik Bawazier mengatakan, dalam rangka memenuhi komitmen, pemerintah Indonesia untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 11,89% dengan usaha sendiri sampai 43,20% dengan bantuan internasional pada tahun 2030.

Saat ini, pemerintah berfokus pada penerapan program percepatan peningkatan ekosistem elektrifikasi kendaraan bermotor.

Beberapa isu terkait perubahan iklim dan peningkatan tren penggunaan energi baru dan terbarukan, telah menjadi katalisator transformasi industri kendaraan bermotor di Indonesia.

Baca Juga: Ingin Test Ride Motor Listrik di PEVS 2024? Yuk Intip Dulu Syarat dan Jajaran Unitnya

Terkait transformasi tersebut, Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2023 Tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 Tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLB-Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.

Tags:

#Motor Listrik Electro #Motor Listrik Subsidi
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bimo Hariyadi

Lulusan Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta yang memiliki pengalaman di bidang jurnalistik. Karier dimulai sebagai jurnalis dengan fokus pada peliputan, riset, verifikasi data, serta penyusunan berita yang akurat, berimbang, dan sesuai kaidah jurnalistik. Saat ini aktif sebagai penulis otomotif, menghasilkan berbagai artikel, ulasan kendaraan, berita industri, serta konten informatif yang mengedepankan akurasi data dan kemudahan dipahami oleh pembaca. Pengalaman di dunia jurnalistik menjadi fondasi dalam menyajikan informasi yang kredibel dan relevan. Menguasai pengelolaan media sosial, mulai dari perencanaan konten, penulisan caption, hingga penyesuaian strategi komunikasi di berbagai platform digital. Kemampuan itu didukung oleh pemahaman terhadap tren media digital dan kebutuhan audiens, sehingga mampu menghasilkan konten yang informatif, menarik, dan memiliki nilai kuat.
Show More
Follow Me

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan