Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Tingkatkan Kesadaran Berkendara, Pemprov DKI Hibahkan Kamera ETLE Senilai Rp38,5 Miliar

Selasa, 29 September 2020
Tingkatkan Kesadaran Berkendara, Pemprov DKI Hibahkan Kamera ETLE Senilai Rp38,5 Miliar

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Kecelakaan lalu lintas di Indonesia dari tahun ke tahun terus bertambah. Di Jabodetabek, pada 2019, kasus kecelakaan mencapai 8.877 insiden, dengan korban meninggal dunia 559 orang, dan luka-luka 8.318 orang. Hal itu dikatakan Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Metro Jaya Herman Ruswandi.

Faktor penyebabnya adalah manusia, kendaraan, jalan, dan lingkungan. Pemerintah, kata dia, menunjuk lima instansi untuk bersinergi menciptakan keselamatan di jalan raya, yakni Kementerian Perhubungan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Ristek, dan Polri. Namun, kinerja mereka tidak akan berarti apa-apa tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat.

Baca Juga: Pengembangan Tahap 3, Kamera ETLE Bakal Ditambah 60 Unit?

"Sesuai Pasal 257 UU LLAJ, partisipasi masyarakat dapat dilakukan perseorangan, kelompok, organisasi profesi, badan usaha, dan organisasi kemasyarakatan," terang dia.

Kamera ETLE

Mencegah meningkatnya jumlah kecelakaan bisa dilakukan dengan beberapa hal, di antaranya pendidikan, edukasi, dan penegakan hukum. Di bidang pendidikan, Polri telah melakukan nota kesepahaman dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, tentang mewujudkan pendidikan berlalu lintas dalam pendidikan nasional.

Dari sisi penegakan hukum, Polda Metro Jaya telah memasang Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), dengan memasang perangkat elektronik dan rekaman elektronik di beberapa ruas jalan di Jakarta.

Awalnya, ETLE hanya mendeteksi pelanggaran lampu merah dan pelanggaran marka jalan. Kini, ETLE sudah dapat mendeteksi pelanggaran lampu merah, pelanggaran marka jalan, pelanggaran batas kecepatan, tidak menggunakan sabuk pengaman dan menggunakan ponsel saat berkendara.

Kamera ETLE tahap I diterapkan antara lain di Jalan Merdeka Selatan, Sarinah arah Hotel Indonesia, dan JPO Hotel Sultan. Pada tahap II, terdapat delapan kamera di Jakarta Selatan, 18 kamera di Jalan Sudirman, delapan kamera di Jakarta Timur, dan 11 kamera di Jakarta Pusat.

Herman menambahkan, pengembangan ETLE tahap II merupakan hibah Pemprov DKI senilai Rp38,5 miliar. “ETLE akan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan jalan,” terangnya lagi.

Baca Juga: Sistem Ganjil Genap Segera Diterapkan, Kepolisian Siapkan ETLE

Karena, menurut dia, kecelakaan mulanya karena pelanggaran yang dilakukan oleh pengemudi kendaraan bermotor. Soal rekayasa, Polri bekerja sama dengan para pemangku kepentingan untuk melakukan rekayasa lalin untuk mengurai kemacetan dan menekan pelanggaran lalin.

 

Simulasi Kredit

Minimal Rp 20.000.000 - Maksimal Rp 100.000.000.000
%
DP
Pokok Pinjaman
Total Bunga
Angsuran / Bulan
 

Tags:

#Tilang Elektronik #ETLE
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bimo Hariyadi

Lulusan Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta yang memiliki pengalaman di bidang jurnalistik. Karier dimulai sebagai jurnalis dengan fokus pada peliputan, riset, verifikasi data, serta penyusunan berita yang akurat, berimbang, dan sesuai kaidah jurnalistik. Saat ini aktif sebagai penulis otomotif, menghasilkan berbagai artikel, ulasan kendaraan, berita industri, serta konten informatif yang mengedepankan akurasi data dan kemudahan dipahami oleh pembaca. Pengalaman di dunia jurnalistik menjadi fondasi dalam menyajikan informasi yang kredibel dan relevan. Menguasai pengelolaan media sosial, mulai dari perencanaan konten, penulisan caption, hingga penyesuaian strategi komunikasi di berbagai platform digital. Kemampuan itu didukung oleh pemahaman terhadap tren media digital dan kebutuhan audiens, sehingga mampu menghasilkan konten yang informatif, menarik, dan memiliki nilai kuat.
Show More
Follow Me

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan