Berikut Perbedaan Rem Cakram dan Tromol pada Mobil

Dian Tami Kosasih Rabu, 14 Januari 2026

KabarOto.com - Banyak pengguna mobil bertanya-tanya mengapa produsen otomotif seringkali menggabungkan dua jenis rem berbeda pada satu kendaraan. Biasanya, rem cakram diletakkan di bagian depan, sementara rem tromol berada di roda belakang. Ternyata, perbedaan karakter keduanya memiliki alasan teknis yang kuat.

Perbedaan Desain dan Cara Kerjanya

Perbedaan mendasar dimulai dari bentuk fisiknya. Rem cakram menggunakan sistem terbuka di mana sebuah piringan logam dijepit oleh kampas rem. Hal ini membuat kotoran, debu, atau air tidak mudah mengendap karena langsung terbuang saat piringan berputar.

Sebaliknya, rem tromol memiliki desain tertutup seperti mangkuk. Di dalamnya terdapat sepatu rem yang menekan dinding bagian dalam untuk menciptakan gesekan. Karena sifatnya yang tertutup, rem ini lebih terlindungi dari debu luar, namun memiliki kelemahan dalam membuang panas.

Dalam hal performa, rem cakram dikenal jauh lebih unggul dalam melepas panas. Karena komponennya terpapar udara secara langsung, risiko rem blong akibat suhu tinggi (brake fade) jauh lebih kecil. Inilah alasan mengapa rem depan yang memikul beban pengereman paling besar selalu menggunakan jenis cakram.

Baca Juga: Mengenal Perbedaan Sistem Penggerak dan Pengaruhnya pada Performa Mobil

Rem tromol, meski lebih lambat dalam melepas panas, memiliki keunggulan dalam menahan gesekan. Karena seluruh bagian sepatu rem menekan dinding tromol, ia mampu menghasilkan daya cengkeram sangat kuat untuk menahan beban berat, sehingga sangat ideal dijadikan sebagai sistem rem parkir atau rem pada kendaraan muatan.

Saat melintasi genangan air atau hujan deras, rem cakram kembali menunjukkan taringnya. Gaya sentrifugal dari piringan yang berputar membuat air langsung terlempar keluar, sehingga pengereman tetap berfungsi dengan baik.

Pada rem tromol, air yang masuk ke dalam ruang tertutup cenderung terperangkap lebih lama. Hal ini seringkali menyebabkan rem terasa licin atau kehilangan daya cengkeram sesaat setelah mobil melewati genangan air cukup dalam.

Baca Juga: Kata Siapa Moge Enggak Bisa Dipakai untuk Harian? Simak Tips Ini

Perawatan Rem

Dari sisi biaya perawatan, rem tromol menawarkan biaya lebih terjangkau dan usia pakai kampas lebih panjang. Konstruksinya yang kokoh membuatnya jarang memerlukan penggantian komponen dalam jangka pendek.

Sedangkan, rem cakram menawarkan kemudahan dalam pembersihan. Pemilik mobil bisa dengan mudah menyemprotkan air atau pembersih rem langsung ke sela-sela piringan tanpa harus membongkar roda, sesuatu yang tidak bisa dilakukan pada rem tromol.

Pemilihan antara cakram dan tromol bukan sekadar kinerja yang lebih baik, melainkan soal penempatan. Mobil modern memanfaatkan keakuratan cakram di depan untuk pengendalian, dan mengandalkan ketangguhan tromol di belakang untuk kestabilan serta efisiensi biaya.

Bagikan

Baca Original Artikel